Perum Perindo Jamin Ketersediaan Pakan Budidaya Ikan yang Digagas Kementerian KKP
“Untuk beberapa bahan baku pakan ikan dan udang saat ini masih ada yang import, karena di Indonesia saat ini untuk salah satu jenis bahan baku belum tersedia yaitu Fish Oil, namun secara bertahap akan menggunakan bahan baku yang diproduksi di dalam negeri,”Jelas Fatah.
Selain mendukung program KKP, pabrik pakan ikan dan pakan udang Perum Perindo di Subang merupakan wujud kepedulian dalam membantu petambak dan petani ikan. Pasalnya, pakan memiliki peran penting dengan menguasai 80% dari biaya budidaya ikan maupun udang.
Selain mendukung dengan pakan ikan, Perum Perindo secara mandiri juga melakukan budidaya kerapu menggunakan teknik keramba jaring apung (KJA) di Singaraja, Bali. KJA Kerapu Perum Perindo memiliki 427 holes.
Kementerian Kelautan dan Perikanan pun menyakatkan bahwa budidaya kerapu memiliki keunggulan antara lain mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, serta dapat tumbuh lebih cepat dari induk aslinya, yaitu sekitar 500-600 gram dalam waktu 5-6 bulan dari ukuran tebar 10 cm di Keramba Jaring Apung. Hal itu sudah pasti akan memberikan keuntungan lebih bagi para nelayan.[]



