Perusahaan Pelat Merah Didorong Menyatukan Kekuatan di Luar Negeri
BUMNINC.COM I Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berupaya terus mendorong Indonesia Incorporated, dimana perusahaan pelat merah menyatukan kekuatan di luar negeri agar tercipta efisiensi operasional. Hal ini sesuai dengan apa yang menjadi tujuan Kementerian BUMN.
“Dengan menyatukan beberapa kantor cabang. Kalau itu sudah, mana-mana yang jadi kesempatan, membuka peluang pasar. Kami coba kumpulkan BUMN di mana kekuatan mereka dan pasar mana, kami sedang jajaki. Kalau sudah matang, kita bisa memasuki go global yang diinginkan. Investasi di luar negeri akan naik, dan branding Indonesia akan terwujud,” ujar Sekretaris BUMN Susyanto dalam NGOPI BUMN “BUMN Go Global, Indonesia Mendunia” secara virtual di Jakarta, Rabu (18/11/2020).
Untuk itu, Susyanto bilang dibuatlah nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian BUMN dan kementerian Luar Negeri dalam mewujudkan hal ini. Dengan campur tangan Kemenlu, diharapkan hal-hal terkait ini bisa dilakukan.
“Yang digambarkan masalah ini, Pertamina ada di beberapa negara. BNI, BRI, BUMN Karya juga ada di beberapa negara. Kenapa tak bisa satukan,” katanya.
Sementara, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) merasa tertantang dengan keberadaan kantor cabang di luar negeri, untuk mewujudkan Indonesia Incorporated yang menjadi cita-cita Kementerian BUMN.
Direktur Treasury & International PT BNI (Persero) Tbk, Henry Panjaitan mengatakan ada dua proyek yang diusung oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) terkait dengan keberadaan kantor cabang bank di luar negeri tersebut.
