PP Presisi Raih Kontrak Baru Senilai Rp5,24 Triliun Selama 2022
Kemudian lini bisnis civil work memberikan sumbangan sebesar 40,7 persen atau sejumlah Rp2,13 triliun dari total perolehan nilai kontrak baru. Selanjutnya lini bisnis pekerjaan struktur yaitu bekisting dan bangunan gedung lainnya menyumbang sebesar 2,5 persen dari total perolehan nilai kontrak baru.
Sisanya, disumbangkan dari bisnis persewaan alat berat serta produksi beton jadi atau readymix.
Total penambahan kontrak baru ini mayoritas berasal dari pemberi kerja eksternal atau di luar dari PP Group, dengan nilai total pemasaran sebesar Rp4,48 triliun atau sebesar 92,5 persen berasal dari luar PP Group.
“Dengan semakin membesarnya porsi perolehan kontrak baru kami di luar group, tentunya menjadikan kebanggaan dan keyakinan kami bahwa PP Presisi telah semakin berkembang di market konstruksi maupun jasa pertambangan.” ujar Direktur Operasi PPRE Darwis Hamzah.
Sebagai informasi PT PP Presisi telah menerbitkan obligasi tahap satu senilai Rp201 miliar yang digunakan untuk membiayai kredit investasi serta kredit modal kerja perseroan tahun pada tahun 2022 lalu
