PT Timah Raih Laba Senilai Rp16,2 Miliar Pada Kuartal II-2023
Kemudian, penjualan logam timah tercatat sebesar 8.307 metrik ton pada kuartal II-2023, atau tercapai 84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 9.942 metrik ton.
Sementara itu, harga jual rerata logam timah sebesar 26.828 per metrik ton per dolar Amerika Serikat (AS), atau lebih rendah 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 41.110 per metrik ton per dolar AS.
Selama kuartal II-2023, perseroan mencatatkan ekspor timah sebesar 92 persen dengan enam besar negara tujuan ekspor, yang meliputi Jepang 17 persen, Korea Selatan 14 persen, Belanda 11 persen; Amerika Serikat 9 persen, Taiwan 9 persen, dan India 8 persen.
Pada kuartal II-2023, posisi nilai aset perseroan tercatat senilai Rp12,80 triliun, sedangkan, posisi liabilitas senilai Rp6,12 triliun, atau naik 2 persen year on year (yoy) dibandingkan posisi akhir tahun 2022 sebesar Rp6,02 triliun.
Adapun, posisi ekuitas tercatat senilai Rp6,68 triliun, atau turun 5 persen (yoy) dibandingkan posisi akhir tahun 2022 yang sebesar Rp7,04 triliun, seiring dengan pembagian dividen yang dicadangkan.
Kemudian, pinjaman bank dan utang obligasi turun menjadi Rp2,72 triliun pada kuartal II,-2023 dari sebelumnya senilai Rp2,77 triliun pada periode yang sama tahun 2022.
