Pupuk Kaltim Siap Genjot Produksi Respon Peluang Nasional dan Global
BUMNINC COM I PT Pupuk Kaltim (Persero), sebagai anak perusahaan BUMN Pupuk Indonesia, siap menggenjot produksi untuk merespons peluang pasar global sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
“Pada 2023, Pupuk Kaltim bertekad menggenjot produksinya untuk mencapai target 2,76 juta ton amoniak, 3,39 juta ton urea, dan 250 ribu ton NPK,” kata Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Jumlah produksi tersebut, katanya bertujuan memenuhi sebesar kurang lebih 3,4 juta ton atau sekitar 63 persen dari kebutuhan pupuk urea nasional. Jika tercapai, besaran produksi tersebut akan menempatkan Pupuk Kaltim pada posisi posisi keempat produsen urea terbesar di kawasan Asia Pasifik.
Rahmad mengatakan, rencana Pupuk Kaltim untuk tahun ini berbasis pada prinsip growth strategy yang terdiri dari atas aspek operational and supply chain excellence, diversification excellence, dan geographical expansion excellence.
Inti dari penerapan growth strategy tersebut adalah penurunan biaya produksi dan pada saat yang bersamaan mampu meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi dan mendistribusikannya dengan cermat. Proses ini didukung digitalisasi lini produksi dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
“Dengan bekal sistem yang unggul ini, Pupuk Kaltim menyasar untuk memenuhi sekitar 6 persen dari pangsa pasar urea, sekitar 20 persen untuk amoniak, dan sekitar 2 persen untuk NPK di kawasan Asia Tenggara pada tahun 2030,” kata Rahmad.

