Saham BUMN Konstruksi Meroket di Perdagangan Kemarin, Apa Pasal?
BUMNINC.COM | Pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,93% di posisi 6.208,87. Peningkatan itu, seiring dengan menguatnya saham-saham konstruksi yang ditengarai menyebabkan IHSG ikut naik, (8/2/2021).
Saham-saham sektor konstruksi, infrastruktur, dan penunjangnya, juga kompak meroket kemarin dan masuk dalam daftar top gainers di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Data BEI mencatat, nilai transaksi perdagangan saham kemarin sebesar Rp 15,39 triliun, dengan 17,51 miliar saham. Ada 334 saham melonjak, 169 saham minus dan 149 saham stagnan.
Sementara, dipastikan meningkatnya saham-saham konstruksi karena mulai jelasnay struktur Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Indonesia Investment Authority (INA).
Sebelumnya, seperti dijelaskan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini sudah sudah ada investasi senilai US$ 9,5 miliar atau setara dengan Rp 133 triliun (kurs Rp 14.000/US$) yang siap masuk ke INA ini.
INA menjadi alternatif pembiayaan dan bisa memberikan kepastian hukum beberapa investor global untuk berinvestasi di Indonesia, terutama untuk proyek-proyek besar termasuk di infrastruktur dan proyek BUMN.
Dana sebesar US$ 9,5 miliar yang siap mengalir ke SWF tersebut berasal dari United States International Development Finance Corporation (US DFC) dan Japan Bank for International Cooperation (JBIC).
Sementara, adapula dari Caisse de depot et placement du Wuebec (CDBQ)-Canada (Quebec Deposit and Investment Fund), dan perusahaan pengelolaan aset asal Belanda yakni APG-Netherland.
Saat ini pemerintah masih membahas mengenai uji tuntas atau due diligence, penataan, valuasi, dan level aset yang akan ditawarkan kepada investor INA tersebut.
“Tapi, dengan menempatkan US$ 5 miliar hingga US$ 6 miliar aset pada tingkat transaksi, kami juga dapat menyelesaikan sebagian tahun ini dan tahun depan. Karenanya kami berada di top level dan kesepakatan dilakukan di level transaksi dan level aset,” kata Kartika dalam Mandiri Investment Forum 2021, Rabu (3/2/2021).
