Tiga Fakta Bukalapak Melantai di Bursa
- Nilai IPO terbesar sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia
Berdasarkan laporan prospectus yang diterbitkan perusahaan pada 27 Juli, saham Bukalapak ditawarkan seharga Rp850 per lembar saham. Bukalapak menawarkan paling banyak 25,7 miliar lembar saham atau mewakili 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan setelah IPO.
Artinya bila dikalkulasi, target pendanaan yang bisa dikumpulkan dalam IPO ini mencapai sekitar Rp21,9 triliun.
- Memilih listing di Indonesia
Sementara GoTo dikabarkan akan dual listing di Indonesia dan Amerika Serikat, Bukalapak memilih listing di dalam negeri, di BEI.
Sejumlah pengamat menilai keputusan ini tepat, karena Bukalapak didirikan oleh orang Indonesia, di Indonesia dan untuk pasar Indonesia. Apalagi ekonomi perlahan pulih, dan investor sedang bergairah berinvestasi terutama di industri teknologi. []


