Trafik Penumpang Mulai Naik, Kinerja Bandara Soekarno-Hatta Positif
Tercatat sepanjang Januari sampai September 2021, pagu capex yang disiapkan AP II untuk pelayanan, keselamatan dan keamanan bandara serta operasional penerbangan untuk 20 bandara yang dikelola perseroan tercatat sekitar Rp452 miliar.
“Melalui capex optimization, AP II fokus pada pelayanan, keselamatan dan keamanan. Sebagian besar capex ini digunakan untuk Bandara Soekarno-Hatta guna mendukung operasional 24 jam dan melayani berbagai jenis penerbangan,” imbuhnya.
Dari pagu capex Rp452 miliar, sebesar Rp29,25 miliar disiapkan untuk keselamatan dan keamanan, lalu keselamatan dan keamanan operasional penerbangan sebesar Rp389,38 miliar, serta pelayanan penumpang dan kargo Rp34,1 miliar.
Program keselamatan dan keamanan bandara serta operasional misalnya peningkatan daya dukung fasilitas pergerakan runway di bandara-bandara, serta peningkatan fasilitas penerangan di terminal penumpang. Lalu program pelayanan penumpang dan kargo berupa optimalisasi area terminal seperti di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta serta re–layout dan perluasan terminal penumpang di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh.
Menurut Awaluddin, rasio pemulihan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta pada kuartal IV/2021 sudah berkisar 68 hingga 70 persen. Artinya, kondisi trafik penerbangan saat ini sudah mencapai 68 sampai 70 persen dari kondisi sebelum adanya pandemi yakni pada 2019.
