Badan Pengelola BUMN Sebagai Cikal Bakal SuperHolding Company BUMN
Pada era Presiden Joko Widodo jilid 2 maka implementasi Holding Company BUMN mulai diiplementasikan dengan lebih agresif. Apabila sebelumnya hanya terdapat 3 holding company BUMN, yaitu Pupuk Indonesia. Semen Indonesia dan holding Kehutanan , maka di era Presiden Joko Widodo jilid 2 proses ini dikebut. Dimulai dari pembentukan holding sector pertambangan, yaitu MIND ID dan terus meluncur dengan holding BUMN lainnya di sector perkebunan, farmasi, ultra mikro, jasa survey, Defense Id, Food Id, Aviasi Nusantara dan beberapa waiting list holding company BUMN lainnya.
Tujuan utama pembentukan holding company BUMN tentu bukan saja mengurangi jumlah BUMN namun juga bagaimana melakukan unlocking potential value . Atau Bahasa sederhanyanya menciptakan nilai lebih (value creation) yang kurang bisa diraih kalau masing-masing BUMN tersebut masig berdiri sendiri (stand alone). Jadi kalau ada 5 BUMN digabung dalam 1 holding maka nilai value nya adalah 8 atau 9. Kalau nilai nya sama dengan 5 artinya upaya bikin Holding BUMN tersebut hanya buang waktu saja. Apalagi nilai nya dibawah 5 artinya yang terjadi adalah value destroying.
Dalam case di Singapura, Temasek telah menjelma menjadi kekuatan Souvereign Wealth Fund (SWF) yang cukup besar di dunia. Portfolio perusahaan dibawah Temasek tersebar di seluruh dunia, dengan sebagian besar portfolio berada di luar Singapura, seperti investasi di China, Eropa dan AS.
Kunci keberhasilan Temasek dengan kelembagaan superholding company adalah adanya visi jangka Panjang yang jelas, struktur organisasi yang fleksibel, budaya perusahaan yang inovatif, pengambilan keputusan yang cepat, serta serta system tata Kelola perusahaan yang baik (GCG). Keterlibatan pemerintah sangat minimal dalam operasi Temasek, kecuali dalam pengambilan keputusan strategis terkait penunjukan top management. Struktur organisasi Temasek dilengkapi dengan organ komite audit, komite risiko serta komite nominasi. Dengan kelengkapan organisasi seperti ini maka secara kelembagaan Temasek dapat beroperasi secara optimal .
