BNI Salurkan Banpres Produktif Untuk 360 ribu UKM
BUMNINC.COM. Pemerintah, melalui Kementerian Koperasi dan UKM mempercayakan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) untuk menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) produktif kepada pelaku usaha mikro.
Bantuan sebesar Rp2,4 juta per orang ini merupakan salah satu upaya mendorong program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Peran BNI dalam menyalurkan bantuan ini juga sebagai upaya BNI menjalankan fungsinya sebagai agent of development.
Pada Jumat, 28 Agustus 2020, Presiden Jokowi kembali menyampaikan Banpres untuk pelaku usaha mikro di Gedung Agung Yogyakarta. Didampingi Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, penyerahan bantuan dihadiri pula secara daring oleh perwakilan penerima bantuan dari 18 kantor cabang BNI di wilayah Yogyakarta.
Direktur Tresuri dan Internasional BNI, Putrama Wahju Setyawan menjelaskan, penerima bantuan atau pelaku usaha yang menerima banpres ialah nasabah PNM Mekaar yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Pada tahap pertama, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) bersama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, sebagai lembaga pengusul, menetapkan 316 ribu lebih penerima bantuan pelaku usaha mikro yang disalurkan lewat BNI.
Dipilihnya BNI tentu bukan tanpa alasan. BNI dinilai mampu menyediakan sistem penyaluran terintegrasi dengan baik, dari pembukaan rekening secara kolektif sampai tahap pengawasan pencairan. Selain itu, BNI juga memberi kemudahan penerima dalam proses pembuatan rekening (sistem buka rekening kolektif), sehingga penerima hanya perlu melakukan proses aktivasi sebelum buka buku tabungan, dan kartu debit bisa diambil di gerai BNI.
Selain itu, BNI juga menyediakan tempat aktivasi rekening khusus bagi daerah yang berjarak cukup jauh dari cabang BNI terdekat. BNI juga menyiapkan dashboard bagi Kemenkop yang bisa dimanfaatkan untuk memantau proses penyaluran Banpres secara daring dan real time.
Putrama Wahju Setyawan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah karena telah memberi kepercayaan kepada BNI sebagai penyalur berbagai program. Tidak hanya banpres, namun juga program subsidi dan berbagai program bansos.
