Dibangun Rekind dan Menjadi yang Pertama di Indonesia Flare dengan Sistem Gine Pole
BUMNINC.COM | Anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) yakni, PT Rekayasa Industri atau Rekind mengabarkann telah merampungkan Demountable Flare setinggi 145 m di atas perairan (dengan sistem Gin Pole) pertama di Indonesia.
Melalui Akun resmi Instagramnya, Rekind mengabarkan telah berhasil membangun Flare tersebut yang resmi beroperasi di bulan April 2021 ini.
Dalam pembangunannya yang dimulai sejak Februari 2019 tersebut, Rekind bekerja sama dengan Adhi Karya dalam naungan KSO Adhi-Rekind. Proyek pembangunan New Flare Kilang Balikpapan-II tersebut merupakan relokasi Flare Kilang Balikpapan-II existing milik PT Pertamina.
Di lokasi bekas flare tersebut akan dibangun unit utama pengembangan kilang Balikpapan. Relokasi ini bertujuan menunjang kemampuan kilang dalam menaikkan kapasitas produksi hingga 300 ribu barrel/hari.
Dengan begitu, Rekind kembali menambahkan daftar catatan peran strategis dalam peningkatan pengadaan energi bagi Indonesia. Sekaligus menjadi prestasi sepanjang milestone perusahaan karena berhasil menjadi yang pertama di Indonesia membangun kilang Flare dengan sistem Gin Pole.
Kontrak pembangunan Flare tersebut telah ditandangani Rekind bersama PT Pertamina (Persero) dan Joint Operation (JO) untuk proyek EPC ISBL-OSBL RDMP Balikpapan yang dilaksanakan di Kantor Pusat PT Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur 1A, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).
Rekind yang tergabung dalam JO bersama tiga perusahaan besar di bidang EPC dan infrastruktur ini ditunjuk sebagai pemenang dalam tender EPC Inside Battery Limit (ISBL) dan Outside Battery Limit (OSBL) RDMP Project RU-V Balikpapan.
“Kepercayaan yang diberikan PT Pertamina kepada Rekind melalui joint operation ini merupakan kebanggaan buat kami, karena bisa ikut ambil bagian dari program pemerintah dalam upaya mewujudkan Ketahanan Energi,” ujar Direktur Utama Rekind, Yanuar Budinorman 2018 silam dalam keterangan tertulisnya.
Dalam proyek EPC Inside Battery Limit (ISBL) dan Outside Battery Limit (OSBL) Refinery Development Master Plan (RDMP) Project RU-V Balikpapan ini, pengerjaan JO difokuskan pada sejumlah aspek pengerjaan.

