GE Transformasi MRO PT GENTS di Bandung Demi Bidik Pasar Global
BUMNINC.Com | Perusahaan Asal Amerika Serikat, General Electric, GE (NYSE: GE) mengumumkan transformasi pemutakhiran PT GE Nusantara Turbine Services (PT GENTS) di Bandung, Indonesia, menjadi pusat perbaikan turbin jenis B and E Repair Center of Excellence (CoE) kelas dunia.
Sejalan dengan inisiatif pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kapabilitas lokal, GE menerapkan prinsip ramah lingkungan atau “lean principles” di fasilitas produksi sebagai bagian dari komitmennya untuk mengembangkan kemampuan perbaikan termuktahir untuk turbin gas kelas B dan E.
“Sebagai bagian dari komitmen kami untuk berinvestasi pada turbin gas dan kapabilitas lokal, GE mengubah fasilitas PT GENTS menjadi pusat perbaikan terbesar GE untuk komponen turbin gas kelas B dan E di dunia.” kata Ramesh Singaram, Presiden dan CEO GE Gas Power Asia, Jumat (13/11/2020).
Pusat perbaikan turbin gas untuk pangsa global ini secara strategis disiapkan untuk merespon kebutuhan pelanggan secara cepat dengan tetap berpedoman pada ketetapan regional dan standar ahli.
Penerapan prinsip ramah lingkungan memampukan GE untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas PT GENTS. Terbukti, hari ini PT GENTS resmi mengirimkan set pertama blade turbin B dan E yang telah diperbaiki ke pelanggan global.
Proyek perbaikan ini adalah proyek pengembangan terbesar yang pernah dilakukan ke fasilitas perbaikan tersebut sejak beroperasi lebih dari 25 tahun lalu.
PT GENTS didirikan pada tahun 1994 sebagai perusahaan patungan antara GE dan PT. Dirgantara Indonesia, fasilitasnya berlokasi di Bandung, Indonesia. Meskipun fasilitas ini telah menyediakan perbaikan B dan E regional sejak 2012, fasilitas ini telah berkontribusi pada perbaikan B dan E global sejak 2018, terutama untuk suku cadang stasioner.
Sebelumnya, GE telah hadir di Indonesia sejak 1940 dan merupakan pemain utama pembangkit listrik di negara ini. Teknologi turbin gas paling efisien di dunia 9HA GE, akan menggerakkan pembangkit listrik siklus gabungan Jawa-1 dan Tambak Lorok, sebagai bagian dari prakarsa elektrifikasi 35-Gigawatt pemerintah Indonesia.
Pada Februari 2013 GE turut mengembangkan GE Learning and Technology center bersama dengan Garuda Indonesia, Pertamina, dan PLN. Pusat ini berfungsi sebagai pusat kepemimpinan dan rekayasa serta lokalisasi teknologi terapan GE. []

