Indonesia Re Menanam 8.100 Pohon Atasi Polusi Udara Jakarta
Oleh karena itu, program penanaman pohon menjadi salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) dari Indonesia Re yang turut menyasar aspek lingkungan (environmental) dalam prinsip Enviromental, Social dan Governmental (ESG).
“Musim hujannya sendiri masih lama, informasi terbaru dari BMKG November paling cepat. Secara merata itu mungkin di Februari. Jadi saya pikir kondisi kita sudah parah, apa pun yang bisa kita lakukan walaupun kecil, Indonesia Re ini harus melakukan sesuatu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Robbi menyampaikan, Indonesia Re juga menjalankan program perbaikan lingkungan lainnya melalui beberapa program yaitu penanaman Mangrove di Kepulauan Seribu, serta membuat bank sampah dengan mengurangi jumlah sampah yang terbuang langsung ke TPA melalui pengelolaan sampah terintegritas di Mandalika dan Likupang.
Adapun sebelumnya pada acara penanaman pohon di Kementerian BUMN, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa program itu menjadi bentuk tanggung jawab serta tindakan nyata dari BUMN untuk menerapkan prinsip kolaboratif dalam mengurangi polusi udara.
“Saya rasa harus dimulai oleh insan BUMN untuk mengatasi masalah polusi di Jakarta. Penanaman pohon dimulai dari lingkungan kantor BUMN dan seluruh karyawannya. Saya meminta untuk menanam 70.000 pohon secara serentak melalui gerakan Satu Orang Satu Pohon,” kata Erick.
