Indonesia Siap Menjadi Pemain Utama Industri Kendaraan Listrik, Ini Dia Peran BUMN
Jumlah tersebut kemudian diharapkan bisa mencapai sebanyak 24.720 unit dalam sepuluh tahun mendatang guna mendorong era elektrifikasi kendaraan bermotor.
Ia juga menyampaikan, PLN memegang peran penting sebagai ujung tombak penyediaan infrastruktur pengisian kendaraan listrik hingga 24.720 unit pada 2030.
“Sesuai dengan Peraturan Presiden dan Peraturan Menteri ESDM No.13 Tahun 2020, PLN memang mendapat penugasan sebagai ujung tombak penyediaan infrastruktur pengisian kendaraan listrik hingga 24.720 unit pada 2030,” ujarnya.
Selain itu, untuk menarik minat masyarakat, PLN juga memberikan insentif berupa diskon 30 persen bagi pengguna kendaraan listrik.
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, menjelaskan bahwa insentif Diskon Tarif Tenaga Listrik ini diberikan bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya kendaraan listriknya di rumah pada pukul 22.00 – 05.00 (7 jam) dengan layanan home charging yang terkoneksi dengan PLN.
Lihat juga: Diskon Listrik 30 Persen untuk Isi Ulang Daya Kendaraan Listrik, Cek Insentif PLN Lainnya – BUMNINC
Peran BUMN dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik datang pula dari PT Wika Industri Manufaktur Tbk (WIMA) anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

