Industri Otomotif: Tumbuhnya Kendaraan Listrik Bergantung Pada Pasar Domestik
Indonesia sendiri, sesuai dengan roadmap pembangunan kendaraan bermotor, pemerintah menargetkan produksi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai(KBLBB) pada tahun 2030 sebesar 600 ribu unit untuk kendaraan roda empat atau lebih dan 2,45 juta unit untuk roda dua.
Namun target ini membutuhkan dukungan produsen otomotif Tanah Air. Seperti diketahui, industri otomotif masih mengandalkan penjualan kendaraan kendaraan konvensional atau berbahan bakar minyak.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, hingga saat ini ada 21 perusahaan kendaraan bermotor roda empat atau lebih dengan nilai investasi mencapai Rp71,35 triliun yang menyerap tenaga kerja sekitar 38 ribu orang, dengan kapasitas produksi 2,35 juta unit per tahun.
Sedangkan menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Taufiek Bawazier dalam sebuah webinar, sejauh ini baru tiga perusahaan yang memproduksi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) roda empat atau lebih atau kategori bus dengan kapasitas produksi 1.680 unit per tahun. Sedangkan untuk sepeda motor ada 21 perusahaan yang memproduksi dengan kapasitas produksi 1,04 juta unit per tahun.
