Jasa Raharja Launching Buku Pedoman Perawatan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Bagi Seluruh Rumah Sakit di Indonesia
Rivan mengungkapkan, penyusunan DC-FKMN-JR ini terus dilakukan
penyempurnaan, mengikuti perkembangan dunia medis yang dinamis. “Kami
menyampaikan terima kasih kepada Medical Advisory Board Jasa Raharja (MABJR),
seluruh perhimpunan dokter dan dokter spesialis, dan semua pihak yang telah bahu
membahu dalam penyusunan DC-FKMN-JR ini,” ungkap Rivan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani
Suzana, menyampaikan bahwa upaya penyempurnaan langkah yang telah Jasa
Raharja lakukan dalam proses pelayanan korban kecelakaan lalu lintas, di awali
dengan pembentukan Medical Advisory Board (MAB) yang diketuai oleh Prof. Dr. dr.
Agus Purwadianto, DFM., S.H., M.Si., Sp.F(K).
“Tugas dan fungsi MAB adalah memastikan standar mutu dalam pelayanan santunan
bagi korban, dengan langkah menurunkan fatalitas serta meningkatkan harapan
hidup para korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Jasa Raharja, lanjut Dewi, akan terus memantau agar DC-FKMN-JR dipergunakan
dengan penuh tanggung jawab dan sebagaimana mestinya, untuk peningkatan
mutu pelayanan kepada seluruh masyarakat Indonesia. “Ini sebagaimana amanat
undang-undang sebagai wujud hadirnya negara di tengah masyarakat yang
mengalami kecelakaan, baik di darat, laut, maupun udara,” jelas Dewi.
Sementara itu, Ketua Medical Advisory Board (MAB) Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto,
DFM., S.H., M.Si., Sp.F(K) menegaskan Diagnosis Cedera, beserta Formularium,
dan Kompendium Medis Nasional Jasa Raharja (DC-FKMN-JR) sebagai pedoman
dalam upaya pelayanan bermutu secara medis dalam mencegah timbulnya
kecacatan atau kematian setiap korban kecelakaan lalu lintas.
“Sekaligus mendukung akuntabilitas medicolegal setiap penerima pelayanan maupun santunan korban
kecelakaan lalu lintas dari Jasa Raharja secara tepat,” terang Prof. Agus.
Launching DC-FKMN-JR tersebut dihadiri, antara lain Asisten Deputi Bidang Asuransi
dan Dana Pensiun Kementerian BUMN Anindita Eka Wibisono, Direktur Jenderal
Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Dr. Dra. L. Rizka Andalucia,
Apt.M.Pharm., MARS,
