KAI Tanam Pohon Sukseskan Program BUMN Hijaukan Indonesia
Langkah penghijauan di stasiun juga dilakukan dengan pembuatan taman-taman di area stasiun yang merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada para pelanggan.
Dengan semakin banyak stasiun yang asri dan indah maka pelanggan akan merasa nyaman saat akan menggunakan layanan kereta api.
“Di masa pandemi mari kita selalu melakukan langkah langkah inovasi terobosan, baik yang langsung berpengaruh pada kinerja perusahaan maupun secara tidak langsung,” ujarnya.
Selain penghijauan di kawasan stasiun, KAI juga telah memberikan bantuan pelestarian alam di sejumlah daerah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Di tahun 2021 ini, KAI telah menyalurkan TJSL bantuan pelestarian alam dengan total Rp245.500.000 atau sebanyak 13.050 batang pohon.
Adapun rincian bantuan tersebut berupa 800 batang bibit bambu, 5.500 batang bibit aren di Kab. Temanggung; 100 batang bibit buah nangka, 100 batang bibit buah nangka sayur, 200 batang bibit pohon petai, dan 200 batang bibit pohon pala di Jakarta Timur; 150 batang bibit buah jambu jamaika di Ogan Komering Ulu; dan 6.000 batang bibit mangrove di Kab. Batu Bara.
Ke depan, KAI akan terus melakukan penghijauan dengan melakukan penanaman ribuan batang pohon di berbagai daerah dalam rangka bantuan pelestarian alam.
Didiek mengungkapkan, dukungan KAI pada program BUMN Hijaukan Indonesia ini sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo pada konferensi G20 dimana Indonesia berkontribusi dalam menangani perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan.
“Gerakan KAI dalam BUMN Hijaukan Indonesia ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi pemanasan global sekaligus membantu pencapaian target emisi 0 pemerintah pada tahun 2060,” tutup Didiek.
