Kemenhub Perkuat Konektivitas Daerah 3T Lewat 116 Trayek Angkutan Laut
Kemudian, jumlah penumpang yang dilayani oleh angkutan laut perintis sejak tahun 2018 hingga 2022 relatif naik. Jumlah penumpang terbanyak tercatat pada 2022 dengan 1.129.734 orang.
Begitu juga dengan jumlah muatan barang yang dilayani angkutan perintis. Jumlah barang relatif naik sejak 2019 relatif naik dengan jumlah barang terbanyak mencapai 173.643 ton/m3 pada tahun 2022.
Adapun penyelenggaraan pelayaran perintis merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 yang menyebutkan bahwa pelayaran perintis ditetapkan untuk melayani daerah atau wilayah yang belum atau tidak terlayani oleh angkutan perairan karena belum memberikan manfaat komersial.
“Selain sebagai sarana transportasi rutin, keberadaan kapal perintis juga bisa mendukung penugasan lainnya, misalnya dalam mendukung acara keagamaan masyarakat Papua, kapal perintis dikerahkan untuk mobilisasi para jemaatnya,” ujar Dirjen Arif.
Selain itu, angkutan perintis di daerah tertinggi juga dapat mendukung keberlangsungan UMKM setempat, menciptakan lapangan padat karya dan meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat serta memajukan peradaban.
