Kemenko Perekonomian sayangkan sebagian besar UMKM berstatus informal
BUMNINC.COM I Deputi I Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir menyayangkan sebagian besar UMKM di Indonesia masih berbentuk usaha informal, padahal sektor tersebut memiliki kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi.
Melihat begitu besarnya potensi dan peran UMKM terhadap ekonomi Indonesia, pemerintah berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangkitkan ekosistem kewirausahaan dan dukungan pembiayaan melalui Program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Dalam rangka merespons kebutuhan pembiayaan yang tinggi, pemerintah telah meningkatkan plafon KUR menjadi Rp373,17 triliun pada tahun 2020,” kata Iskandar dalam Side Event Presidensi G20 : Seminar Sinergi Membangun UMKM Tangguh Pasca Pandemi yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat.
Pemberian KUR, kata dia, khususnya kepada pelaku UMKM semula bertujuan untuk membantu kewirausahaan baru agar dapat mengembangkan usahanya di tahap awal dan diharapkan kebutuhan pembiayaan UMKM tersebut dapat naik kelas seiring dengan berkembangnya usaha.

