Kepala BPH Migas Dorong KAI Optimalkan Pemanfaatan BBM Subsidi
Di samping itu, KAI juga diminta meningkatkan pengawasan penggunaan BBM bersubsidi melalui penggunaan teknologi infoemasi, serta pengawasan secara internal sehingga membantu Pemerintah dalam penyaluran dan pendistribusian BBM subsidi.
Dalam kesempatan tersebut, Erika kembali menegaskan komitmen BPH Migas meningkatkan pemanfaatan BBM subsidi agar tepat sasaran dan tepat volume, sebagai wujud tanggung jawab terhadap penggunaan uang negara yang terbatas jumlahnya.
“Pemerintah memiliki keterbatasan dalam menyiapkan subsidi. Di sisi lain, pertumbuhan kebutuhan BBM terus meningkat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, perlu dilakukan penghematan penggunaan subsidi, antara lain dengan terus mendorong masyarakat menggunakan moda transportasi massal seperti kereta api,” pungkasnya.
Direktur Utama KAI Didiek Hartyantyo dalam pertemuan tersebut, mendukung peningkatan sinergi antara BPH Migas dan KAI agar tercapai kerja sama yang optimal, sehingga pemanfaatan BBM subsidi dapat dilakukan secara benar dan aman.
“Marilah kita membangun pemahaman, kolaborasi yang lebih baik, sehingga penggunaan konsumsi BBM bersubsidi betul-betul secara good governance dan amanah. Artinya amanah ini adalah bermanfaat bagi masyarakat dengan pondasi yang kuat,” pungkas Didiek.
Didiek juga menyampaikan terima kasih atas dukungan BPH Migas sehingga BUMN tersebut dapat terus bertransformasi dalam melayani masyarakat.
FGD ini dihadiri oleh Anggota Komite BPH Migas, yaitu Abdul Halim, Basuki Trikora Putra, Eman Salman Arief, Harya Adityawarman, Iwan Prasetya Adhi, Saleh Abdurrahman, Wahyudi Anas, Yapit Sapta Putra, dan Direktur BBM Sentot Harijady BTP.


