Kunjungi Proyek RDMP Balikpapan, Komisi VII Apresiasi Progres Pembangunan ‘Refinery Unit’ V
Lebih lanjut Sugeng menjelaskan, kurang lebih kapasitas eksisting kilang ini yang sudah ada adalah 260.000 barel per hari. Rinciannya memproduksi berbagai BBM dan sejumlah turunannya termasuk juga memproduksi elpiji.
“Dengan RDMP ini maka kapasitasnya menjadi 360.000 barel per hari dan nanti akan merupakan kilang terbesar di Indonesia setelah Cilacap. Cilacap produksinya 340.000 barel per hari ini terbesar masih Cilacap nanti kalau disini sudah jadi dua kilang saja Cilacap dan Balikpapan ini sudah bisa memproduksi 700.000 barel per hari diperkirakan di tahun 2026,” ungkapnya.
Kualitas BBM Setara EURO IV
Politisi fraksi Partai Nasdem ini menjelaskan, kilang-kilang Pertamina dibangun menggunakan teknologi tahun 1970/1980-an yang hanya mampu memproduksi BBM dengan kualitas setara EURO II.
Pemerintah mengamanatkan seluruh kualitas BBM setara EURO IV pada tahun 2025 sehingga diperlukan upaya memperbarui teknologi proses untuk memproduksi BBM setara Euro IV/V. Kilang-kilang Pertamina dengan teknologi tahun 1970/1980-an memiliki konversi yang rendah dan hanya mampu mengolah sweet crude yang mahal.
