Makanan Pereda Stres yang Mudah Ditemui
3. Sayuran berdaun hijau
Sayuran berdaun hijau mengandung folat yang bisa membantu otak memprosuksi dopamin. Dopamin sendiri merupakan zat kimia pada otak yang merangsang rasa senang, sehingga membantumu lebih tenang.
Menurut studi, mereka yang mengonsumsi paling banyak folat memiliki risiko gejala depresi lebih rendah daripada mereka yang makan paling sedikit. Studi lainnya menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi buah dan sayur cenderung merasa lebih tenang, lebih bahagia, dan lebih berenergi.
4. Oatmeal
Oatmeal mengandung karbohidrat kompleks. Kandungan ini membantu otak memproduksi serotonin, hormon mood baik. Serotonin tak hanya bersifat antioksidan, tetapi juga bisa memicu rasa menenangkan yang membantu mengatasi stres. Stres bisa meningkatkan gula darahmu, namun karbohidrat kompleks tak akan berkontribusi secara signifikan pada naik-turunnya gula darah secara cepat.
5. Yogurt
Perlu Kamu ketahui, stres juga dipicu oleh bakteri jahat dalam perut. Suatu penelitian menunjukkan bahwa otak mengirim sinyal menuju usus—dan sebaliknya, yang menjadi alasan mengapa stres bisa memunculkan gejala gangguan pencernaan.
Untuk mengantisipasi efek negatif dari bakteri itu, Kamu disarankan memenuhi asupan probiotik, misalnya dari yogurt. Sebuah studi mengungkapkan bahwa mengonsumsi probiotik dari yogurt mengurangi aktivitas otak di daerah yang menangani emosi, termasuk stres. Namun demikian, masih diperlukan studi lanjutan. Meski begitu, tak ada salahnya untuk mengonsumsinya karena yogurt juga kaya kaya akan sejumlah nutrisi penting lainnya seperti protein dan kalsium.
6. Kacang mede
Kacang mede mengandung zinc yang tinggi. Setiap ons-nya bisa mencukupi 11% kebutuhan harian zinc-mu. Adapun kadar zinc yang rendah dalam tubuh kerap dikaitkan dengan kecemasan tinggi dan kecenderungan depresi.
Oleh karena itu, mengonsumsi kacang mede juga menjadi salah satu cara meredakan stres. Tapi perlu diingat, batasi porsinya karena kacang ini punya kalori yang tinggi
