Pegadaian Diholding, Serikat Pekerja: Merugikan Rakyat Kecil
BUMNINC.COM I Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) PT Pegadaian Ketut Suhardiono menilai rencana holding (penggabungan perusahaan) hanya akan mendatangkan kerugian bagi rakyat kecil. Sebab, menurut Ketut, jika PT Pegadaian sampai di-holding maka dirinya khawatir perusahaannya tidak akan lagi mau memberikan kredit kepada masyarakat kecil yang tidak memiliki akses perbankan.
“Apabila Pegadaian di-holding, diakuisisi, dimerger, atau bentuk privatisasi lainnya, akankah masih bisa melayani rakyat kecil? Maukah bentuk PT Pegadaian baru memberikan kredit ke simbok-simbok yang mengutang hanya untuk sekedar membeli beras,” ujar Ketut kepada awak media, Sabtu (13/2/21).
Lihat juga: Disinergikan dengan PNM dan Pegadaian, BRI: Porsi Pembiayaan UMKM Bisa Naik ke 85%
Ketut pun mengingatkan posisi aktivitas gadai yang selama ini hadir sebagai bentuk pengaman sosial. PT Pegadaian akhirnya menjadi solusi yang tepat bagi rakyat kecil atau masyarakat ekonomi lemah untuk mendapatkan pinjaman demi bertahan hidup dalam kondisi apapun.
Karena itu, ungkap Ketut, perusahaannya selalu berupaya memudahkan semua permohonan kredit rakyat kecil. Terutama dari prosedurnya yang cepat dan sederhana, serta tenor pengembalian yang terbilang cukup panjang.
