Pelindo 1 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pengembangan Kuala Tanjung
Selain itu, Kuala Tanjung PIE juga akan menerapkan konsep smart port and smart industrial area. Hal tersebut didukung dengan perencanaan implementasi IoT (Internet of Things) dan ICT (Information and Communication Technology) di kawasan tersebut sehingga nantinya akan menjadi sebuah Kawasan industri modern berskala International sesuai dengan visi Pelindo 1 yaitu Menjadi gerbang utama Indonesia ke jaringan logistik global.
Hingga saat ini sudah ada beberapa perusahaan berskala internasional dan multinasional serta investor yang tertarik untuk berinvestasi di kawasan tersebut. Salah satunya, Pelindo 1 dengan Pertamina yang akan bekerjasama untuk mengembangkan dan membangun Terminal Energi yang didalamnya terdapat Terminal BBM dan Terminal LNG, Pengembangan sarana dan fasilitas bunker penunjang bahan bakar minyak (BBM) guna memenuhi kebutuhan energi di Kawasan Industri ini.
“Sebagai next Indonesia logistic and supply chain hub, Kuala Tanjung PIE akan terus dikembangkan. Dengan percepatan pengembangan Kuala Tanjung PIE dan dukungan dari Pemerintah, maka akan semakin banyak calon mitra strategis dan investor yang tertarik untuk berinvestasi.
Hal tersebut tentunya akan mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian barat, khususnya di wilayah Sumatera Utara, serta akan mendorong meningkatnya utilisasi dan aktivitas kegiatan bongkar muat di KTMT. Kami Pelindo 1 akan terus melakukan koordinasi dengan para stakeholder dan mengajak para investor serta mitra strategis untuk berperan aktif dalam Pengembangan Kuala Tanjung PIE,” jelas Prasteyo.



