Pertamina Bangun Pelabuhan Khusus Minyak Bumi di Indonesia Timur
Namun, pemenuhan kebutuhan BBM oleh kilang RU VII Kasim di wilayah tersebut saat ini masih sangat rendah, yaitu 10–20 persen, sedangkan kekurangannya di suplai dari kilang RU V Balikpapan. Di samping itu, berkurangnya pasokan minyak mentah dari produsen makin menurunkan kapasitas pengolahan kilang menjadi 6000 BPSD saja.
Corporate Secretary KPI, Ifki Sukarya menjelaskan, proyek bertajuk Open Access Pembangunan Jetty III dan Tanki Timbun ini ditargetkan tidak hanya akan mengembalikan kapasitas desain kilang RU VII, tetapi juga dalam jangka panjang berpotensi dapat meningkatkan kapasitas hingga 50.000 BPSD.
“Dengan kapasitas sebesar itu, kilang RU VII akan bisa memenuhi 100 persen kebutuhan BBM di kawasan timur Indonesia. Proyek ini diharapkan akan menjadi barometer pembangunan energi di kawasan Terdepan, Tertinggal, Terluar (3T). Masyarakat pun bisa mendapatkan multiplier effect dari pengembangan kilang RU VII ini,” jelas Ifki.
Ifki melanjutkan, EPC (Engineering, Procurement, Construction) proyek Open Access dikerjakan secara sinergis dan kolaboratif oleh konsorsium PT Hutama Karya (Persero), PT Gerbang Sarana Baja sebagai kontraktor EPC serta PT Inti Karya Persada Tehnik sebagai konsultan manajemen proyek.
