Pertamina Gunakan Teknologi Terbaru Eksplorasi Melalui Data 2D Cubed
Pekerjaan ini, lanjut Agung akan dilaksanakan oleh TGS selaku perusahaan pengelola data energi di industri minyak dan gas bumi dengan teknologi mutakhir siap dan mampu untuk memberikan hasil pengolahan data.
“Indonesia merupakan pemain kunci di industri minyak dan gas bumi global. Dimana produksi minyak dan gas bumi mengalami penurunan beberapa waktu terakhir. Namun demikian, terdapat potensi penemuan yang belum dikelola secara optimal. Melalui pengolahan Data Reprocessing dari potensi ini, diharapkan mampu menjawab tantangan yang dihadapi industri hulu migas di Indonesia,” ujar Agung.
Sementara itu, Shinta Damayanti Kepala Divisi Eksplorasi SKKMigas menyampaikan bahwa pihaknya bangga Pertamina telah menunjukkan keseriusannya dalam melaksanakan Komitmen Kerja Pasti di Area Terbuka. Salah satunya adalah Data Reprocsesing yang dilakukan sekarang, dimana hal ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendapatkan data terbaru agar dapat menemukan Giant Discovery di masa mendatang.
Agus Cahyono Adi, Kepala Pusdatin Kementerian ESDM Republik Indonesia menyampaikan bahwa ini merupakan milestone yang bagus dalam rangka untuk menggali potensi migas yang ada di Indonesia.
“Ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pioner dan terobosan Pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada KKKS untuk dapat berinvestasi di luar Wilayah Kerja dan bisa memperluas penggunaan dana di luar Wilayah Kerja eksisting,” ujarnya.


