Pertamina Merugi dari Penjualan BBM Nonsubsidi Tahun 2021
Selain itu, secara umum rata-rata harga jual BBM di Indonesia tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata harga jual BBM di dunia.
Komaidi melanjutkan, di tengah kondisi ini, harga minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan. Pada akhir Desember 2020 harga minyak jenis WTI dan Brent masing-masing US$ 48,35 per barel dan US$ 51,22 per barel.
Sedangkan pada akhir Desember 2021, harga kedua jenis minyak tersebut meningkat menjadi masing-masing US$ 75,33 per barel dan US$ 77,24 per barel. Kenaikan harga ini bahkan terus belanjut hingga awal tahun 2022.
Komaidi memperkirakan, harga minyak dunia akan tetap bertahan dilevel tinggi hingga akhir tahun 2022. Faktor pendorongnya yakni dengan pertumbuhan ekonomi dan konsumsi yang lebih cepat ketimbang penambahan produksi minyak.
“Mencermati perkembangan yang ada, harga BBM nonsubsidi terutama untuk BBM yang dijual oleh BUMN (Pertamina) menjadi cukup berdasar jika kemudian disesuaikan. Hal tersebut karena sejumlah faktor pembentuk harga BBM mengalami peningkatan,” kata Komaidi.
Komaidi melanjutkan, porsi minyak mentah dalam komponen pembentuk harga BBM mencapai 50% hingga 60%
