Perum Bulog Dukung dan Terapkan Toleransi Beragama di Lingkungan Kerja
Dengan menjaga toleransi, Bulog berharap hal tersebut dapat melindungi nilai-nilai universal yang diperjuangkan perusahaan dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan serta mitra terkait, baik di dalam maupun di luar negeri, yang memiliki komitmen pada praktik toleransi di dunia usaha.
Kemudian, Tomi juga menyampaikan Bulog melalui jajaran pimpinannya mencontohkan bentuk dari toleransi beragama dengan menjadi contoh yang baik dalam hal menghadiri undangan keagamaan, meskipun berbeda keyakinan atau kepercayaan.
“Direksi selalu hadir jika tidak ada halangan. Tetapi jika ada kegiatan lain, akan diwakili,” ujar dia.
Tomi menambahkan wujud toleransi dan saling menghargai perbedaan yang ada di lingkungan Bulog juga tercermin dengan tidak adanya larangan menggunakan aksesoris keagamaan dalam berpenampilan selama masih berada di koridor dan norma kesopanan yang berlaku.
Selain itu, meskipun tidak ada tempat ibadah khusus selain masjid ataupun musala, pegawai dapat menggunakan setiap ruangan yang ada di Bulog untuk kegiatan keagamaan.
Terakhir, Bulog juga selalu menunjukkan rasa solidaritas antarsesama manusia, seperti membantu korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
“Bulog sudah menyalurkan bantuan berupa bahan pangan untuk Dapur Umum Satgas Bencana BUMN. Bantuan tersebut diperoleh tidak hanya dari perusahaan, tetapi juga dari pegawai di lingkungan Bulog itu sendiri,” ujarnya
