Progres dan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi UMKM
BUMNINC.COM | Pemerintah terus mendorong peningkatan perekonomian sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk dapat memperbaiki pemulihan perekonomian nasional.
Melalui Kementerian Koperasi dan UKM, disiapkan beberapa program transformasi besar yang ditujukan bagi UMKM.
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Eddy Satriya, mengatakan, pemangku kepentingan dari lintas kementerian dan lembaga terus mematangkan program anggaran dan evaluasi penyaluran PEN untuk UMKM.
Kemenkop UKM pun telah menyiapkan tiga program transformasi besar. Program itu adalah transformasi usaha informal ke formal, digitalisasi koperasi UMKM, dan mempercepat masuknya UMKM ke rantai pasok nasional dan global.
”Pemulihan ekonomi melalui UMKM ini harus ditangani dari hulu hingga hilir,” ujarnya dikutip dari Kompas, Minggu (21/2/2021).
Salah satu bentuk pemulihan di hulu adalah dengan menyalurkan bantuan pembiayaan melalui Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM). Pada tahap I, pemerintah menggelontorkan dana untuk 12 juta pelaku UMKM yang masing-masing menerima Rp 2,4 juta.
Pada 2021, BPUM akan lanjutkan untuk 12 juta pelaku usaha mikro lainnya dengan bantuan sebesar Rp 1,2 juta per penerima.
Meskipun begitu, menurut Eddy, ada kendala dalam penyaluran. Salah satunya karena penyaluran masih bergantung pada perbankan yang cenderung lebih ketat menyalurkan kredit. Kendala lainnya karena minimnya jumlah dan keterjangkauan lembaga keuangan yang ditunjuk.
”Menurut rencana, kami akan menambah bank, mungkin akan ke BPD (Bank Pembangunan Daerah) atau koperasi besar, dan kantor pos yang banyak terdapat di pelosok daerah,” kata Eddy.


