PT Timah Optimistis Smelter Pengolahan Timah Ramah Lingkungan Rampung Tahun Ini
“Kalau berdasarkan kontrak, project bersama Wika ini berlangsung selama 24 bulan yang dimulai Januari 2020 lalu. Namun, sesuai dengan progress ini kami optimis di Desember 2021 ini bisa selesai,” jelasnya.
Sejalan dengan itu PT Timah juga telah menyiapkan sumber daya manusia yang dilatih selama setahun untuk mengoperasikan TSL Ausmelt Furnace.
Riza mengatakan, teknologi TSL Ausmelt merupakan babak baru transformasi teknologi dalam pengolahan timah. Ia menilai teknologi ausmelt dapat menekan biaya produksi. Pasalnya TSL Ausemelt memilki banyak keunggulan. Mulai efisiensi biaya pokok produksi, proses peleburan lebih baik dan waktu lebih singkat.
Disamping itu, lantaran digunakan secara otomatisasi dengan proses control system, teknologi TSL Ausmelt dinilai lebih ramah lingkungan. TSL Ausmelt Furnace ini mampu mengolah konsentrat bijih timah dengan kadar (minimum) 40 persen Sn, dengan kapasitas 40.000 ton crude tin per tahun atau 35.000 ton ingot per tahun. []

