PTBA Targetkan Pendapatan Rp4,31 triliun dari Hilirisasi Batubara
BUMNINC.COM I PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan bisa mengantongi pendapatan sebesar 300 juta dolar AS per tahun atau setara Rp4,31 triliun dari proyek hilirisasi batu bara.
Direktur Utama Bukit Asam, Arviyan Arifin seperti dilansir CNNIndonesia pada Kamis (25/3/2021) menjelaskan, hilirisasi batu bara ini meningkatkan nilai tambah dari mineral itu sehingga mendorong kenaikan pendapatan perusahaan.
“Kalau selama ini kami tergantung dari pasar ekspor atau pihak ketiga sekarang kami gunakan sendiri, kami olah sehingga bisa memanfaatkan batu bara dengan total revenue kira-kira hampir US$300 juta per tahun,” ujar Arviyan.
Ia juga mengungkapkan perseroan saat ini tengah mempersiapkan sejumlah infrastruktur hilirisasi batu bara. Salah satunya, kata dia, proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME). Targetnya, pembangunan fasilitas gasifikasi batu bara bisa dimulai pada akhir 2021 paling lambat awal 2022, dengan masa konstruksi selama empat tahun.
Arviyan menargetkan, pada awal 2025 DME bisa menjadi pengganti epliji bisa dinikmati masyarakat. Selain itu, perusahaan tambang pelat merah itu juga telah mulai membangun PLTU mulut tambang. Perseroan menggenjot pelaksanaan proyek tersebut guna mendorong hilirisasi batu bara.

