Satelit Baru Berteknologi HTS Milik Telkomsel, Kejar Target Sebelum Desember 2024
BUMNINC.COM | Indonesia menggencarkan penambahan kapasitas satelit nasional. Melalui PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM), yang diproyeksikan sebagai perusahaan dalam negeri yang dapat menyuplai data nasional lebih banyak. Serta mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap satelit milik asing.
Terbaru, Telkom berencana melakukan penempatan satelit berteknologi High Throughput Satellites (HTS) melalui anak usahnya, PT Telkom Satelit Indonesia yang akan mengisi slot orbit 113 Bujur Timur (BT).
Sebelumnya diketahui bahwa, slot orbit tersebut awalnya akan digunakan oleh Satelit Nusantara 2 milik Indosat untuk menggantikan Satelit Palapa D yang berakhir pada 2020.
Namun Satelit Nusantara 2 mengalami gagal luncur akibat sebuah kecelakan, sehingga tidak berhasil ditempatkan di slot orbit 113 BT.
Indosat selaku pengguna filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT menyatakan tidak dalam posisi untuk kembali melakukan investasi peluncuran satelit di masa akan datang.
“Salah satu dampak kegagalan peluncuran Satelit Nusantara 2 adalah potensi penghapusan filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT oleh International Telecommunication Union (ITU), karena Indonesia tidak dapat menempatkan satelit di slot orbit 113 BT dalam batas waktu yang ditetapkan,” kata Ferdinandus dalam siaran pers, Selasa (5/1/2021).
