Survei: Masih Banyak Siswa Percaya Pandemi adalah Buah Konspirasi
BUMNINC.COM I Hasil survei Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta menunjukkan masih banyak siswa Indonesia yang berpandangan bahwa pandemi Covid-19 adalah buah dari konspirasi. Diantaranya sebanyak 20,5 persen siswa percaya Covid-19 hanya flu biasa dan dinyatakan bahaya oleh pihak tertentu, 31,5 persen siswa percaya rumah sakit kerap mengcovidkan pasien agar menerima bantuan, dan 20,5 persen siswa percaya bahwa Covid-19 adalah senjata biologi negar maju untuk menyerang negara berkembang.
Survei yang dilakukan dari September – Oktober 2021 tersebut bertujuan untuk melihat “Kaitan Pandangan Keagamaan dengan Partisipasi Siswa dalam Program Vaksinasi dan Protokol Kesehatan”.
“Banyak kabar palsu beredar sulit dibedakan. Mana yang akurat dan menyesatkan,” ujar Direktur Eksekutif PPIM UIN Jakarta Profesor Ismatu Ropi dalam paparan virtualnya, Rabu (5/1/2022).
Menurut dia, dalam riset tersebut peran sekolah turut membantu dan jadi solusi penting mengakhiri pandemi. Seperti mengarahkan siswa untuk memahami pentingnya literasi digital. “Maka butuh gerak cepat agar pelajar tak mudah termakan hoaks dan memastikan kembali sumber informasi,” ujar Ismatu Ropi.
Sekolah juga, lanjut dia, mesti membantu siswa saling mengenal dan melebarkan sudut pandang melalui kerja sama siswa dengan kelompok yang berbeda agama.
Survei tersebut melibatkan 2.358 respon siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) di 34 provinsi yang dikelola pemerintah. Survei itu dilakukan sepanjang September-Oktober 2021 yang memiliki 2,02 persen margin of error dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

