Survei: Publik Lebih Memilih BUMN dan Koperasi Kelola SDA
BUMNINC.COM I Hasil riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan, mayoritas publik lebih memilih Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Koperasi warga dalam mengelola sumber daya alam, dibanding investor asing. Berbagai bidang di sektor SDA ini seperti pertambangan, penangkapan ikan dan sumber daya laut, perkebunan, penangkapan dan ekspor margasatwa, serta perdagangan dan impor sampah.
“Mayoritas mutlak menyatakan bahwa mereka setuju dengan segala aturan upaya pembatasan terhadap investasi asing itu,” ujar Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam rilis hasil survei secara daring, Minggu, 8 Agustus 2021.
Djayadi mengatakan masyarakat memilih BUMN dan koperasi warga sebagai pihak yang paling pantas mengelola sumber daya alam. Masyarakat menilai BUMN paling cocok mengelola perusahaan di bidang pertambangan, penangkapan dan ekspor margasatwa, serta pemrosesan dan impor sampah.
Untuk perkebunan dan penangkapan ikan atau sumber daya laut lebih banyak responden memilih koperasi warga. Sedangkan, hanya sedikit responden yang memilih perusahaan swasta apalagi perusahaan asing sebagai pihak yang paling cocok mengelola perusahaan di bidang SDA.
Alasan paling banyak responden setuju pembatasan investasi asing ialah perusahaan asing bekerja untuk kepentingan mereka sendiri atau tidak bekerja untuk kebaikan rakyat Indonesia (30 persen). Alasan selanjutnya, Indonesia lebih mandiri jika mengelola sendiri (27 persen), pendapatan Indonesia akan lebih besar jika mengelola sendiri SDA-nya (26 persen), perusahaan asing menimbulkan lebih banyak polusi (9 persen), serta perusahaan asing lebih korup (4 persen).
