Tingkatkan Layanan KRL Commuterline, KAI Commuter Gandeng Kemenhub
BUMNINC.COM I KAI Commuter sebagai penyedia jasa layanan KRL Commuterline Jabodetabek terus melakukan transformasi kualitas layanan kepada penggunanya. Upaya ini diwujudkan dengan kolaborasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Penyediaan sarana KRL yang andal untuk pengguna menjadi salah satu fokus perbaikan layanan. Hingga saat ini, KAI Commuter memiliki 1.196 unit KRL dari yang sebelumnya pada 2018 hanya 934 unit KRL. Dari 1.196 unit KRL, KAI Commuter setiap harinya menyiapkan 94 rangkaian untuk melayani pengguna dan tiga rangkaian cadangan.
“KRL yang dimiliki KAI Commuter dibagi dalam tiga jenis stamformasi (SF) kereta. KAI Commuter saat ini memaksimalkan kapasitas angkut menggunakan 43 rangkaian dengan SF 12 kereya. Kemudian 47 rangkaian dengan SF 10 kereta dan 20 rangkaian dengan SF 8 kereta,” jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam rilisnya, Rabu (19/1/2022).
Didukung sarana yang andal, KAI Commuter secara bertahap dapat menambah frekuensi perjalanan termasuk di 2022. Sejak akhir 2021 KAI Commuter mengoperasikan 1.005 perjalanan per hari dengan waktu operasional mulai pukul 04.00 hingga 22.00 WIB. Pada 2018 terdapat 936 perjalanan KRL per hari, 2019 terdapat 958 perjalanan KRL, dan pada 2020 terdapat 964 perjalanan KRL.
Untuk mewujudkan upaya perbaikan layanan, lanjut Anne, Kai Commuter berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub. DirjenPerkeretaapian terus melanjutkan pembangunan Double Double Track (DDT) Manggarai – Cikarang dan melakukan modernisasi stasiun di sepanjang Lintas Bekasi.
Seperti pada 2021 Kemenhub telah membuka gedung baru Stasiun Manggarai dan Stasiun Bekasi untuk melayani pengguna. Pada 2020 Stasiun Jatinegara selesai direvitalisasi dan telah dioperasikan. Pada 2018 lima stasiun lain di lintas tersebut juga telah selesai direvitalisasi. Sehingga memiliki aksesibilitas dan fasiltas layanan yang lebih baik, dilengkapi dengan lift, eskalator, toilet disabilitas, ruang laktasi, pos kesehatan, dan hall maupun peron yang lebih luas.
Modernisasi dan digitalisasi layanan transaksi tiket elektronik (e-ticketing) juga dilakukan. Penambahan jumlah gate elektronik rutin dilakukan seiring perkembangan layout dan luasan stasiun untuk mengakomodir tambahan jumlah pengguna. Selain menggunakan kartu, sistem e-ticketing KAI Commuter juga dapat membaca tiket dengan sistem kode QR.
