Begini Strategi Balas Dendam Telkomsel, Setelah Tahun 2020 Tak Capai Target Pendapatan
BUMNINC.COM | Tahun 2020 bukan tahun yang baik bagi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Pasalnya, berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten bersandi TLKM tersebut mencatatkan pendapatan sebesar Rp99,94 triliun hingga akhir September 2020 atau kuartal III per 2020.
Realisasi tersebut turun 2,62 persen dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp102,63 triliun.
Laba usaha perseroan juga turut menyusut 1,32 persen. Per 30 September 2020, laba usaha TLKM sebesar Rp33,01 triliun dari sebelumnya Rp33,45 triliun.
Pada penutupan perdagangan sesi pertama, Rabu (13/1/2021). TLKM turun 0,85 persen menjadi Rp3.480 setelah di awal pembukaan sempat berada di zona hijau dan menyentuh level Rp3.550.
Sementara, TLKM kemudian siapkan strategi teranyar. Salah satunya dengan memperkuat akselerasi transformasi digital.
Menurut Pujo Pramono, VP Corporate Communication Telkom, dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis ke depan, Telkom akan memperkuat digital business, dan memperkuat segmen consumer melalui produk andalan fixed broadband IndiHome.
“Selain itu memberikan layanan enterprise solutions melalui segmen enterprise dan terus membangun infrastruktur baik backbone, akses, maupun data center disertai pengembangan berbagai solusi layanan digital untuk memperkuat customer experience,” jelas Pujo dilansir dari kontan.co.id, Kamis (14/1/2021).

