Tahun Ini Wika Beton Juga Akan Utilisasi Pabrik, Direncanakan di Kisaran 80 Persen
BUMNINC.COM | PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) akan melakukan peningkatan utilisasi pabriknya tahun 2021 ini.
Sekretaris Perusahaan WTON Yuherni Sisdwi mengatakan, hal ini dilakukan untuk bisa menggenjot kinerja perusahaan di tahun ini.
Yuherni memaparkan, berdasarkan perhitungan internal perusahaan, kebutuhan beton nasional mencapai 102 juta ton di tahun ini.
Hitungan tersebut termasuk beton precast maupun readymix yang dilakukan pabrikan dan backyard industry.
“Beton yang dihasilkan dari precast diprediksi pada kisaran 15 juta-17 juta ton sepanjang tahun ini,” katanya dikutip dari Kontan, pada Selasa (16/2/2021).
Dari perhitungan tersebut, WTON memproyeksikan, total produksi anak usaha PT Wijaya Karya Tbk ini pada tahun ini mencapai 3,2 juta ton.
Dengan begitu, perusahaan menilai, pabrik eksistingnya masih mampu untuk memenuhi permintaan. Karena itu, tahun ini anggota indeks Kompas100 ini, juga belum akan menambah kapasitas baru.
“Belum berencana menambah kapasitas produksi pada pabrik eksisting, mengingat tingkat utilisasi tahun ini diprediksi masih pada kisaran 70 persen sampai 80 persen,” tambah Yuherni.
Saat ini kapasitas terpasang WTON sebesar 4,42 jut ton per tahun untuk precast dan 1,8 juta ton per tahun untuk readymix.
Optimalisasi utilisasi dari pabrik eksisting lebih diutamakan, sehingga investasi pada produksi masih dapat dialihkan untuk investasi lainnya.
Menurut Yuherni, penambahan kapasitas produksi WTON akan sangat bergantung pada permintaan pasar.
“Nah, apabila terjadi permintaan yang relatif besar dan stabil pada tahun mendatang maka peningkatan kapasitas pabrik akan dilakukan secara proporsional dari wilayah pemasaran yang membutuhkan peningkatan itu,” katanya.
Sedangkan, apabila terjadi peningkatan utilisasi maka dapat digenjot hingga mencapai 140 persen dari kapasitas normal.
Pada kapasitas normal, asumsi perhitungan yang digunakan menggunakan 5 hari kerja dalam seminggu dengan 2 shift kerja per hari.
“Apabila dilakukan peningkatan utilisasi secara instan maka jumlah kerja dinaikkan menjadi 6 hari kerja dengan 3 shift kerja,” jelas dia.
Adapun utilisasi pabrik eksisting WTON sepanjang bulan Januari tercatat masih 43,1 persen.

