Kelas Menengah Atas Diminta Tingkatkan Konsumsi, Selamatkan Ekonomi Negara
BUMNINC.COM I Salah satu penyebab pertumbuhan ekonomi kuartal III 2020 mengalami kelesuan karena konsumi rumah tangga yang masih tertahan walau sudah membaik dibanding kuartal sebelumnya.
Hal ini disampaikan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan pers-nya pada Kamis (5/11/2020). Ia menjelaskan, perbaikan pertumbuhan konsumsi rumah tangga terjadi karena dorongan belanja pemerintah dalam bentuk bantuan sosial (bansos). Hanya saja, konsumsi kelas menengah atas yang tidak menjadi sasaran bansos masih tertahan, karena mereka cenderung menahan konsumsi.
Ia menjelaskan, “Karakteristik konsumsi kelas menengah ke atas didominasi barang dan jasa yang sensitif terhadap mobilitas. Dengan adanya COVID-19, mobilitas terbatas, maka konsumsi menengah atas menjadi tertahan.”
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi masih minus 4,04 persen (yoy) namun sedikit membaik dibanding kuartal II 2020 sebesar minus 5,52 persen (yoy).

