Adhi Karya Targetkan Genjot Pendapatan 2021 Sebesar 20 Persen
BUMNINC.COM I PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menetapkan target peningkatan kontrak baru mencapai 20% tahun 2021. Lantaran di masa pandemi pun ADHI tetap mendapatkan peningkatan kontrak, dibanding tahun sebelumnya.
Kontrak baru senilai Rp 17,3 triliun hingga akhir November 2020, melampaui pencapaian sepanjang tahun 2019 senilai Rp 14,7 triliun.
Pada awal Desember 2020, perseroan juga telah meraih kontrak baru senilai Rp 1,1 triliun sehingga total kontrak baru perseroan mencapai Rp 18,4 triliun.
Maria Renata, Analis BRI Danareksa Sekuritas, mengungkapkan, besarnya kontrak baru yang dibukukan perseroan hingga pertengahan Desember 2020 menjadi sentimen positif.
“Perolehan kontrak baru yang pesat tersebut diharapkan menopang lonjakan laba bersih perseroan tahun depan dibandingkan perkiraan semula,” ucapnya, dilansir Investor.id Jumat (1/1/20).
Dari besarnya target capain kontrak yang ditetapkan ADHI, mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham ADHI dengan target harga direvisi naik menjadi Rp 1.700.
Implikasinya, target perkiraan PE tahun 2021 sekitar 14,4 kali. Angka tersebut, merupakan rasionalitas dari prestasi besarnya raihan kontrak baru perseroan tahun 2020. Perkiraan pendapatan tahun depan direvisi naik dari Rp 14,43 triliun menjadi Rp 16,15 triliun.
Kemudian, perkiraan laba bersih direvisi naik dari Rp 407 miliar menjadi Rp 422 miliar. Perkiraan kontrak baru mencapai Rp 23,81 triliun dibandingkan estimasi semula Rp 17,75 triliun.
