Ajang Pembuktian Industri 4.0 Indonesia, Berikut Fakta Menarik di Hannover Messe
Presiden RI Joko Widodo dan Kanselir Jerman Angela Merkel meresmikan secara virtual pembukaan Hannover Messe 2021: Digital Edition. Peresmian oleh kedua pemimpin ini menandakan dimulainya pameran terbesar dunia untuk teknologi industri, yang telah berjalan selama lebih dari 72 tahun.
“Alhamdulillah, kita telah menyaksikan secara langsung Bapak Presiden Joko Widodo dan Kanselir Jerman, Angela Merkel meresmikan pembukaan Hannover Messe 2021 Digital Edition. Artinya, gelaran bergengsi skala internasional ini merupakan event yang sangat penting dan luar biasa,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin malam (12/4).
3. Pertama Kali Digelar Secara Digital
Pada tahun ini, perhelatan Hannover Messe 2021: Digital Edition untuk pertama kalinya digelar secara digital melalui platform online. Dalam ajang pameran terbesar itu Pemerintah Indonesia mengusung tema Making Indonesia 4.0 dan tagline Connect to Accelerate.
Anggota dewan pengelola Hannover Messe sekaligus CEO Deutsche Messe AG (DMAG), Jochen Köckler mengatakan, digelarnya Hannover Messe 2021 secara digital setelah melakukan konsultasi dengan komite exhibitor dan para peserta pameran, karena tidak memungkinkan melaksanakan pameran secara fisik pada kondisi pandemi Covid-19.
“Maka kami mengubah format Hannover Messe 2021 dari hybrid ke sepenuhnya digital, agar dapat memberikan kesempatan kepada semuanya yang terlibat untuk merencanakan keamanan dan sepenuhnya berkonsentrasi ke fitur digital, keputusan itu kami buat hari ini,” kata Köckler.
4. Negara ASEAN Pertama
Indonesia merupakan negara pertama di ASEAN yang mendapat kesempatan sebagai official partner country pada Hannover Messe 2021. “Pelaksanaan Hannover Messe merupakan perhelatan yang sangat penting bagi Indonesia dan juga menunjukkan Indonesia sebagai partner country adalah sebuah hal yang istimewa. Jadi, kami melihat, negara yang ditunjuk sebagai partner country adalah negara yang dinilai cukup maju di sektor industri,” ucap Menperin.
Setiap tahunnya, satu negara terpilih menjadi partner country Hannover Messe, di antaranya India (tahun 2015), Amerika Serikat (2016), Polandia (2017), Meksiko (2018), dan Swedia (2019). “Kehadiran Indonesia sebagai official partner country secara digital akan berlangsung selama setahun, sehingga kita bisa memaksimalkannya untuk mempromosikan kemampuan teknologi industri di tanah air,” ungkapnya.
5. Indonesia Negara Mitra Terlama
Deutsche Messe AG (DMAG), pihak penyelenggara Hannover Messe, memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk dua kali menjadi negara mitra, yaitu di tahun 2021 untuk pameran dalam platform digital, serta tahun 2023 dalam penyelenggaraan secara langsung. Selain itu, Indonesia akan menjadi special feature pada Hannover Messe 2022. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara mitra terlama sepanjang sejarah Hannover Messe.





