Biaya Operasional Turun 27,5 Persen Topang Laba Semester I Krakatau
BUMNINC.COM, Akhir bulan lalu, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. mengumumkan pencapaian laba bersih sebesar US$4,51 juta sepanjang semester I/2020. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada akhir bulan Juli 2020 (29/07/2020), emiten berkode saham KRAS itu juga kedatangan tiga anggota komisaris baru.
Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Suhanto yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag), Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Trisasongko Widianto, dan David Pajung sebagai komisaris baru KRAS.
Menurut paparan Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangan resminya (29/7/2020), berlanjutnya perolehan laba bersih disebabkan oleh turunnya biaya operasional perusahaan sebesar 27,5 persen secara year-on-year (yoy), yang juga sejalan dengan proyeksi perusahaan.
Realisasi ini menjadi kabar gembira setelah pada kuartal I/2020, perseroan juga mencatatkan laba bersih senilai US$74,14 juta,Jika dikonversi ke rupiah, laba bersih tersebut setara dengan Rp64,53 miliar (dengan kurs perseroan Rp14.302 per dolar AS).
“KRAS juga telah mampu menurunkan biaya secara signifikan dan penurunan biaya ini terus konsisten dilakukan sepanjang 2020. Ke depan, kami makin yakin perseroan akan mampu lebih bersaing dengan produk baja impor,” kata Silmy.
Silmy lebih lanjut mengatakan, setelah restrukturisasi selesai, nantinya akan merealisasikan berbagai agenda lain seperti spin off fasilitas blast furnace untuk dikerjasamakan dengan mitra strategis. Selain itu, melanjutkan kemitraan yang sudah terjalin, seperti dengan Posco Korea.
