Bio Farma: 80 Persen Vaksin IndoVac Gunakan Komponen Dalam Negeri
BUMNINC.COM I Perusahaan BUMN PT Bio Farma (Persero) memanfaatkan 80 persen tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk memproduksi vaksin COVID-19 IndoVac.
“TKDN vaksin IndoVac berdasarkan self-assessment kurang lebih 80 persen,” kata Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan keistimewaan lain dari IndoVac dibandingkan dengan vaksin COVID-19 lainnya, karena dikembangkan dan diproduksi dari hulu ke hilir oleh anak bangsa, yaitu Bio Farma yang merupakan perusahaan milik pemerintah di bidang kesehatan.
“Vaksin COVID-19 BUMN karya Bio Farma yang memiliki TKDN hampir 80 persen ini menjadi langkah menuju kemandirian sektor kesehatan,” katanya.
Dengan TKDN sebesar itu, Honesti berharap dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada vaksin impor. Pada akhirnya hal itu akan berdampak positif dalam penghematan devisa negara.
“TKDN yang tinggi juga berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia, karena terjadinya penyerapan tenaga kerja lokal, penggunaan bahan baku lokal, dengan riset dan pengembangan (R&D) anak-anak bangsa,” katanya.

