BRI: Transaksi BRImo Melonjak 144,66 Persen Menjadi Rp322,83 Triliun
Upaya-upaya pengoptimalan dari segi logika dan algoritma pemrograman turut aktif dilakukan.
Arga menambahkan BRImo dipersiapkan untuk menghadapi pertumbuhan yang drastis sampai 5-6 kali lipat dari angka-angka saat ini.
“Saya berbangga dan berbahagia akan tantangan semacam ini karena saya artikan bahwa perjalanan digital yang kami tempuh bersama nasabah berhasil membawa mereka melakukan leap-of-faith kepada layanan digital”, ungkapnya.
Seperti diketahui, pada akhir 2022 BRI telah menunjukkan hasil positif dari upaya transformasi digital dengan mencatatkan sebanyak 98,41 persen transaksi yang telah memanfaatkan platform digital. Artinya, hanya 1,59 persen dari transaksi nasabah BRI yang masih dilakukan di unit-unit kerja fisik.
Di saat yang bersamaan, pengguna aplikasi BRImo mencatatkan 23,8 juta pengguna atau terdapat kenaikan sebanyak 2,5 juta pengguna hanya dalam jangka waktu tiga bulan.
Dirinya pun mengapresiasi banyak pihak, termasuk para Penyuluh Digital BRI yang telah bekerja keras mengoptimalkan pelayanan ke nasabah.
Di sisi lain, Arga mengingatkan terkait risiko digital yang mungkin dapat terjadi.
“Kami atribusikan kesuksesan ini kepada inisiatif penyuluh digital kami yang menularkan pengetahuan digital mereka kepada nasabah kami, sembari mengingatkan juga kepada mereka risiko-risiko digital seperti pencurian kredensial perbankan dan social engineering,” tegas Arga.
