BUMNINC
  • Home
  • Editorial
  • INC Updates
  • INFO MUDIK
  • Coorporate
    • CSER
    • SMEDEV
  • MICE
  • Research
  • English News
  • BUMNINC Tube
  • #CEOMind
INC Updates 23 Desember 2020 10:38 1627

Dahlan Iskan Sarankan LPI Jangan Tunduk Pada Undang-undang, Kenapa?

Dahlan Iskan

Seperti apa ulasan Dahlan soal LPI ini, dikutip dari tulisan Dahlan yang ditampilkan dalam blognya www.disway.id. Ini merupakan tulisan bagian pertama.

Terobosan LPI (1)

Ini bukan BUMN. Bukan pula Perum (Perusahaan Umum). Tentu, pasti, bukan PT atau CV.

Ini adalah: Lembaga.

Namanya: Lembaga Pengelola Investasi (LPI).

Begitulah menurut Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2020. Yang ditandatangani Presiden Jokowi minggu lalu.

Maka LPI, mestinya, tidak tunduk pada UU BUMN, UU PT, atau UU perusahaan apa pun.

Apakah LPI masih tunduk pada UU keuangan negara? Yang berarti wajib diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)?

Rasanya tidak boleh begitu. LPI harus istimewa. Agar beda dengan BUMN. Agar tidak ada keraguan dalam melangkah. BUMN sudah merasakan komplikasi pahit antara UU PT dan UU Keuangan Negara.

Apakah LPI adalah sesuatu yang begitu super? Yang tidak bisa diperiksa siapa pun? Karena harus sukses?

Kelihatannya segala bentuk fleksibilitas akan diberikan kepada LPI. Segala bentuk yang bisa merintanginya harus dijauhkan.

Apakah DPR boleh memanggil LPI untuk hearing? Maafkan, kalimat itu saya cabut. Saya ganti ini: apakah DPR boleh tidak usah melakukan hearing dengan LPI? Ups, sebaiknya kalimat terakhir itu juga saya cabut saja.

Yang jelas di LPI tidak perlu terjadi rebutan komisaris. Menurut PP 74/2020, tidak ada jabatan bernama komisaris di situ.

Yang ada: Dewan Pengawas -mirip dewan komisaris. Tapi ketua dan wakil ketuanya sudah ditentukan dalam PP: Menteri Keuangan dan Menteri BUMN secara ex- officio. Tinggal tiga anggota yang masih harus diangkat -oleh ketua dan wakil ketua itu. Dan mereka harus dari kalangan profesional.

Pokoknya, semangat pembentukan LPI adalah semangat kemajuan. Semangat terobosan. Semangat membuat sejarah baru. Semangat mengadakan yang belum ada bisa menjadi ada.

Dengan cara -yang diharapkan- kita nilai sebagai sangat cerdik dan cerdas.

Itulah salah satu jalan pintas menuju maju. Yakni, bagaimana bisa membangun di saat tidak memiliki uang. Ibaratnya bagaimana orang miskin bisa menjadi kaya secara cepat.

Anda sudah tahu: untuk menjadi maju kita harus membangun banyak proyek. Terutama proyek yang mendasar: jalan tol, pelabuhan, pipanisasi apa saja (air, gas industri, fibber optic), industri dasar seperti baterai mobil dan power bank raksasa, sampai ke revolusi dapur -dari kompor gas ke kompor listrik.

Uang sedanau Toba pun akan kurang kalau semua pekerjaan itu ditangani. Jangan khawatir tidak bisa menghabiskan uang. Maka secara teoritis negara akan bisa maju dengan lebih cepat.

LPI akan menjadi sumber uang baru. Di samping perbankan dan obligasi lewat pasar modal. Bahkan LPI bisa lebih laku dari pada tawaran kredit bank atau obligasi.

Saya bayangkan pekerjaan LPI adalah menyediakan uang untuk proyek- proyek mendasar. Yang secara komersial harus memiliki potensi margin yang besar. Yang selama ini sulit mendapat dana dari bank. Sulit dalam pengertian kapasitas berutangnya sudah rendah dan nilai jaminannya sudah tidak cukup.

Lantas siapa yang boleh mengajukan proyek untuk dibiayai LPI?

Kalau konsisten dengan maksud dibentuknya LPI maka pemerintahlah yang pertama-tama menyusun daftar keinginan. Pemerintah yang menyusun proyek apa saja yang ingin dibangun.

Tentu proyek tersebut harus yang akan menghasilkan uang. Bukan proyek yang sangat penting tapi tidak menghasilkan uang seperti embung. Atau bendungan.

Bahkan uang yang akan dihasilkan proyek tersebut harus tinggi. Agar bisa mengembalikan uang LPI -berikut bunganya.

Maka, bayangan saya, pemerintah atau LPI akan melelang daftar proyek tersebut. Yang boleh ikut lelang hanya BUMN. Atau juga swasta? Atau temannya teman? Dan anaknya teman?

Atau tidak perlu ditenderkan? Kan tidak harus tunduk pada UU Pengadaan Barang dan Jasa? Cukup ditunjuk saja? Agar konsisten dengan keinginan semuanya bisa lebih cepat?

Kalau gambarannya seperti itu maka pekerjaan LPI tidak terlalu berat. Proyeknya sudah ada. Tinggal menilai potensi risiko. Berikut mitigasinya.

 

Pekerjaan lain adalah menilai proposal proyek. Apakah punya nilai komersial yang tinggi.

Mestinya LPI tidak perlu menilai apakah pengelola proyek punya barang jaminan yang cukup. Atau masih punya kapasitas berutang yang memadai.

Kalau LPI masih mengenakan dua persyaratan itu maka LPI tidak ubahnya seperti bank yang ada. Justru LPI dibentuk untuk bisa menerobos kebuntuan itu.[]

  • Baca Lagi
  • 1
  • 2
  • Baca Semua
NEWS UPDATE
  • ...
    INC Updates 25 Oktober 2026 07:17
    Kasus Guru Al-Azhar BSD: Penasihat Presiden Beri Tenggat Seminggu Untuk Nota Pemeriksaan
  • INC Updates 25 Oktober 2026 07:17
    Kasus Guru Al-Azhar BSD: Penasihat Presiden Beri Tenggat Seminggu Untuk Nota Pemeriksaan
  • ...
    Editorial 19 Oktober 2026 18:30
    Longsornya IHSG dan Ujian Ketahanan BUMN
  • Editorial 19 Oktober 2026 18:30
    Longsornya IHSG dan Ujian Ketahanan BUMN
  • ...
    INC Updates 17 Oktober 2026 20:44
    BNI Raih Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
  • INC Updates 17 Oktober 2026 20:44
    BNI Raih Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
  • ...
    INC Updates 17 Oktober 2026 18:43
    DAMRI sebut kelangkaan BBM pengaruhi kelancaran operasional layanan
  • INC Updates 17 Oktober 2026 18:43
    DAMRI sebut kelangkaan BBM pengaruhi kelancaran operasional layanan
  • ...
    Cover Stories 16 Oktober 2026 18:46
    Rosan: Koreksi saham jadi momentum Danantara investasi di pasar modal
  • Cover Stories 16 Oktober 2026 18:46
    Rosan: Koreksi saham jadi momentum Danantara investasi di pasar modal
  • ...
    INC Updates 16 Oktober 2026 15:47
    DPR kunjungi BEI usai "trading halt" dan minta bursa terus perbaiki
  • INC Updates 16 Oktober 2026 15:47
    DPR kunjungi BEI usai "trading halt" dan minta bursa terus perbaiki
  • ...
    Cover Stories 16 Oktober 2026 10:48
    BRI Masuk 3 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia, Hasil Transformasi Berorientasi pada Nasabah
  • Cover Stories 16 Oktober 2026 10:48
    BRI Masuk 3 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia, Hasil Transformasi Berorientasi pada Nasabah
POPULAR NEWS
  • ...
    Editorial 19 Oktober 2026 18:30
    Longsornya IHSG dan Ujian Ketahanan BUMN
  • Editorial 19 Oktober 2026 18:30
    Longsornya IHSG dan Ujian Ketahanan BUMN
  • ...
    Cover Stories 16 Oktober 2026 10:48
    BRI Masuk 3 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia, Hasil Transformasi Berorientasi pada Nasabah
  • Cover Stories 16 Oktober 2026 10:48
    BRI Masuk 3 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia, Hasil Transformasi Berorientasi pada Nasabah
  • ...
    INC Updates 17 Oktober 2026 20:44
    BNI Raih Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
  • INC Updates 17 Oktober 2026 20:44
    BNI Raih Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
  • ...
    INC Updates 17 Oktober 2026 18:43
    DAMRI sebut kelangkaan BBM pengaruhi kelancaran operasional layanan
  • INC Updates 17 Oktober 2026 18:43
    DAMRI sebut kelangkaan BBM pengaruhi kelancaran operasional layanan
  • ...
    Editorial 28 September 2026 09:05
    Perum BUMN di Persimpangan: Menata Ulang Mandat antara Pelayanan Publik dan Keberlangsungan Usaha
  • Editorial 28 September 2026 09:05
    Perum BUMN di Persimpangan: Menata Ulang Mandat antara Pelayanan Publik dan Keberlangsungan Usaha
  • ...
    Cover Stories 16 Oktober 2026 18:46
    Rosan: Koreksi saham jadi momentum Danantara investasi di pasar modal
  • Cover Stories 16 Oktober 2026 18:46
    Rosan: Koreksi saham jadi momentum Danantara investasi di pasar modal
  • ...
    INC Updates 16 Oktober 2026 15:47
    DPR kunjungi BEI usai "trading halt" dan minta bursa terus perbaiki
  • INC Updates 16 Oktober 2026 15:47
    DPR kunjungi BEI usai "trading halt" dan minta bursa terus perbaiki
Artikel Terkait
INC Updates 14 April 2022 13:34
LPI Akan Jadi Jembatan Investor Asing untuk Optimalisasi Aset Infrastruktur BUMN
Sri Mulyani. Dok. Ist.
INC Updates 23 Maret 2021 21:10
Top, SWF Indonesia Bakal Diguyur Duit Rp 144 Triliun dari UEA
INC Updates 15 Maret 2021 17:03
WIKA Rencanakan LPI Bantu Pendanaan Proyeknya
INC Updates 25 Februari 2021 15:44
Pihak Perbankan Berharap Dana Investor Asing di LPI Bertahan Lama
INC Updates 18 Februari 2021 13:23
Sri Mulyani: Lewat LPI Pembangunan Bisa Dilakukan Tanpa Utang
Menkeu Sri Mulyani. Dok. MNC
INC Updates 16 Februari 2021 13:55
Eddy Porwanto Resmi Menjabat Direktur Keuangan LPI
Presiden Jokowi menunjuk Eddy Porwanto Poo menjadi Direktur Keuangan LPI, lembaga pengelola dana abadi (SWF). (Dok. tugu.afedigi.com)
INC Updates 16 Februari 2021 12:06
Jajaran Direksi LPI Resmi Diumumkan Jokowi
Presiden Jokowi (Dok. Biro Humas Istana Negara)
INC Updates 09 Februari 2021 09:41
Saham BUMN Konstruksi Meroket di Perdagangan Kemarin, Apa Pasal?
BUMNINC TUBE
BUMNINC Tube 01 Agustus 2026 19:03
Jamkrindo Dan LEMHANAS RI Dukung Pembangunan Ekonomi Nasional Melalui Ekosistem Penjaminan

© Copyright 2020-2026, BUMNINC.com. All Right Reserved.

© Copyright 2020-2026

BUMNINC. All Right Reserved.

  • PENGANTAR REDAKSI
  • Tentang BUMNINC.com
  • TIM BUMNINC.com
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

  • Home
  • Editorial
  • INC Updates
  • INFO MUDIK
  • Coorporate
    • CSER
    • SMEDEV
  • MICE
  • Research
  • English News
  • BUMNINC Tube
  • #CEOMind