Erick Dukung BP2MI Sinergikan Data Pekerja Migran Dan Kartu Prakerja
Tapi kalau pasarnya belum siap karena membutuhkan waktu satu atau dua tahun, maka negara akan membantu dengan program-program yang sudah luncurkan apakah usaha mikro atau menjadi bagian dari padat karya pangan.
Hal tersebut, lanjutnya, disinergikan sampai para pekerja migran Indonesia bisa lagi membantu negara Indonesia, membawa devisa.
Erick mengatakan bahwa saat ini merupakan saat yang tepat, ketika pandemi COVID-19 Indonesia memiliki jeda, dalam arti melakukan introspeksi diri dan memperbaiki apa yang kurang dalam rangka memaksimalkan para pekerja migran Indonesia yang berada di luar negeri ataupun yang saat ini berada di Tanah Air.
“Karena itu, saya rasa program komite sendiri yang selama ini sudah berjalan, salah satunya program kartu prakerja,” ujarnya.
Menteri BUMN tersebut menilai program kartu prakerja sangat bagus, karena terdapat poin yakni mayoritas masyarakat yang mengakses adalah mereka yang terkena PHK dan pekerja informal yang terdampak pandemi COVID-19.
“Rupanya, di program ini ada poin yang sangat bagus, mayoritas yang mengakses kartu prakerja ini adalah yang terkena PHK dan sebagian juga pekerja informal,” katanya.
