BUMNINC
  • Home
  • Editorial
  • INC Updates
  • INFO MUDIK
  • Coorporate
    • CSER
    • SMEDEV
  • MICE
  • Research
  • English News
  • BUMNINC Tube
  • #CEOMind
Research 26 Agustus 2020 00:11 8924

Geliat Pindad Tapaki Bisnis Dual Use di Tahun Pandemi

Rows of PT Pindad Anoa armored personnel carrier vehicles stand on the assembly line at the company's plant in Bandung, Indonesia, on Tuesday, Oct. 16, 2012. Indonesia may surpass Germany and the U.K. by 2030 to be the world's seventh-largest economy, generating $1.8 trillion in annual sales for agriculture, consumer and energy companies by that year, McKinsey & Co. said. Photographer: Dadang Tri/Bloomberg

BUMNINC.COM | Investasi Dengan Waterbury & Pembangunan Pabrik Munisi Baru

PT Pindad (Persero) menjalin kerjasama strategis di bidang amunisi dengan Waterbury Farrel, yang merupakan bagian Divisi dari Magnum Integrated Technologies Inc, dalam perhelatan International Monetery Fund (IMF) – World Bank tahun 2018. Keduanya sepakat untuk melakukan kemitraan strategis dengan nilai investasi sebesar US$100-Juta, dalam rangka pembangunan pabrik amunisi kaliber kecil. Kerjasama dengan model Build Operate Transfer (BOT), menjadi tujuan dalam mencapai penjualan 350 juta butir peluru per tahun, yang sebenarnya jumlah tersebut masih di bawah kebutuhan TNI-POLRI, yang membutuhkan sekitar 500 juta butir peluru per tahun.

Waterbury sendiri merupakan industri dan penyedia amunisi terkemuka, mempunyai pabrikan rolling mill, serta memiiki keahlian dalam peralatan untuk membentuk logam, metal rolling dan produk-produk industri pertahanan. Perusahaan ini juga memiliki keahlian dan pengalaman lebih dari 160 tahun di seluruh dunia.

Selaras dengan itu, peningkatan kemampuan Pindad dalam memproduksi amunisi sampai dengan 350 juta butir peluru per tahun, dapat mempengaruhi pendapatan Pindad sebesar Rp1,4 triliun rupiah per tahun, dikarenakan produksi amunisi sudah melakukan subtitusi impor sebesar Rp342 miliar per tahun. Adapun tujuan dari kerjasama ini, untuk mengembangkan fasilitas lini produksi amunisi kaliber kecil yang berlokasi di Indonesia, memenuhi kebutuhan TNI-POLRI dan membangun kemampuan dan kemandirian industri pertahanan Indonesia.

Dalam pelaksanaan kerjasama ini, Pindad akan menyediakan wilayah manufaktur dan keahlian tenaga kerja, sementara Waterbury akan menyediakan lini produksi amunisi, menjamin produk berkualitas tinggi dan harga yang bersaing untuk pasar Indonesia dan international. Waterbury juga memastikan penggunaan teknologi dan proses yang up to date, turn key solution dan membantu dalam pengembangan jaringan pemasaran dan penjualan global yang kuat, dengan membangun program jangka panjang ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas baik amunisi maupun kemampuan manufaktur Pindad agar dapat bersaing di kancah internasional.

 Selanjutnya, PT Pindad (Persero) juga berencana untuk melakukan “peletakan batu pertama” pabrik produksi amunisi kaliber sedang di Malang, Jatim, pada tahun 2020 ini, salah satu persiapannya adalah dengan melakukan kontrak pengadaan mesin produksinya, dari sini kita akan mendefinisikan produknya maka tahun depan sudah bisa memulai pembangunan,” ujar General Manajer Senjata Pindad Yayat Ruyat di Sentul, Bogor, pada Selasa (9/4). Yayat menjelaskan bahwa pabrik produksi amunisi kaliber sedang (20mm – 40mm) tersebut akan berlokasi di Malang, Jawa Timur.

Kita akan membangun lini produksi amunisi kaliber sedang, untuk membangun lini produksi tersebut, pindad perlu mendengar masukkan dan saran dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya pengguna produk PT.Pindad. Dalam rangka menguasai teknologi amunisi kaliber besar maka Pindad perlu menguasai terlebih dahulu teknologi amunisi kaliber sedang (20mm sampai dengan 40mm) yang merupakan amunisi pertengahan atau antara kaliber kecil dan besar.

GM Senjata Pindad pun menilai potensi amunisi kaliber sedang untuk kebutuhan dalam negeri bisa menghemat devisa hingga triliunan rupiah. Data dari Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI, bahwasanya rencana strategis atau renstra lima tahun mendatang terdapat dana Rp 3 triliun, jadi dengan kita melakukan produksi mandiri maka kita bisa menghemat devisa triliunan rupiah.

Selain itu, menurut beliau, penguasaan teknologi amunisi kaliber sedang juga memiliki nilai strategis yakni Indonesia bisa mandiri, memiliki daya tawar dan daya gentar terhadap ancaman yang datang dari luar. Untuk ekspor sangat terbuka, jikalau kita melihat data yang ada di pasar global, saat ini perkembangan di regional ASEAN maupun di regional Asia Selatan & Asia Pasifik yang sedang memanas seperti Laut Tiongkok Selatan, ketegangan antara India-Pakistan dan semenanjung Korea menjadikan kebutuhan amunisi ini sangat besar. Pindad sedang membangun kemampuannya di bidang amunisi dan tantangan ke depan bagi Pindad adalah masuk ke amunisi kaliber besar.

  • Baca Lagi
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • Baca Semua
NEWS UPDATE
  • ...
    INC Updates 25 Oktober 2026 07:17
    Kasus Guru Al-Azhar BSD: Penasihat Presiden Beri Tenggat Seminggu Untuk Nota Pemeriksaan
  • INC Updates 25 Oktober 2026 07:17
    Kasus Guru Al-Azhar BSD: Penasihat Presiden Beri Tenggat Seminggu Untuk Nota Pemeriksaan
  • ...
    Editorial 19 Oktober 2026 18:30
    Longsornya IHSG dan Ujian Ketahanan BUMN
  • Editorial 19 Oktober 2026 18:30
    Longsornya IHSG dan Ujian Ketahanan BUMN
  • ...
    INC Updates 17 Oktober 2026 20:44
    BNI Raih Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
  • INC Updates 17 Oktober 2026 20:44
    BNI Raih Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
  • ...
    INC Updates 17 Oktober 2026 18:43
    DAMRI sebut kelangkaan BBM pengaruhi kelancaran operasional layanan
  • INC Updates 17 Oktober 2026 18:43
    DAMRI sebut kelangkaan BBM pengaruhi kelancaran operasional layanan
  • ...
    Cover Stories 16 Oktober 2026 18:46
    Rosan: Koreksi saham jadi momentum Danantara investasi di pasar modal
  • Cover Stories 16 Oktober 2026 18:46
    Rosan: Koreksi saham jadi momentum Danantara investasi di pasar modal
  • ...
    INC Updates 16 Oktober 2026 15:47
    DPR kunjungi BEI usai "trading halt" dan minta bursa terus perbaiki
  • INC Updates 16 Oktober 2026 15:47
    DPR kunjungi BEI usai "trading halt" dan minta bursa terus perbaiki
  • ...
    Cover Stories 16 Oktober 2026 10:48
    BRI Masuk 3 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia, Hasil Transformasi Berorientasi pada Nasabah
  • Cover Stories 16 Oktober 2026 10:48
    BRI Masuk 3 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia, Hasil Transformasi Berorientasi pada Nasabah
POPULAR NEWS
  • ...
    Editorial 28 September 2026 09:05
    Perum BUMN di Persimpangan: Menata Ulang Mandat antara Pelayanan Publik dan Keberlangsungan Usaha
  • Editorial 28 September 2026 09:05
    Perum BUMN di Persimpangan: Menata Ulang Mandat antara Pelayanan Publik dan Keberlangsungan Usaha
  • ...
    INC Updates 25 Oktober 2026 07:17
    Kasus Guru Al-Azhar BSD: Penasihat Presiden Beri Tenggat Seminggu Untuk Nota Pemeriksaan
  • INC Updates 25 Oktober 2026 07:17
    Kasus Guru Al-Azhar BSD: Penasihat Presiden Beri Tenggat Seminggu Untuk Nota Pemeriksaan
  • ...
    INC Updates 16 Oktober 2026 15:47
    DPR kunjungi BEI usai "trading halt" dan minta bursa terus perbaiki
  • INC Updates 16 Oktober 2026 15:47
    DPR kunjungi BEI usai "trading halt" dan minta bursa terus perbaiki
  • ...
    Cover Stories 16 Oktober 2026 18:46
    Rosan: Koreksi saham jadi momentum Danantara investasi di pasar modal
  • Cover Stories 16 Oktober 2026 18:46
    Rosan: Koreksi saham jadi momentum Danantara investasi di pasar modal
  • ...
    Cover Stories 16 Oktober 2026 10:48
    BRI Masuk 3 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia, Hasil Transformasi Berorientasi pada Nasabah
  • Cover Stories 16 Oktober 2026 10:48
    BRI Masuk 3 Besar BUMN dengan Layanan Terbaik di Indonesia, Hasil Transformasi Berorientasi pada Nasabah
  • ...
    Editorial 19 Oktober 2026 18:30
    Longsornya IHSG dan Ujian Ketahanan BUMN
  • Editorial 19 Oktober 2026 18:30
    Longsornya IHSG dan Ujian Ketahanan BUMN
  • ...
    INC Updates 17 Oktober 2026 20:44
    BNI Raih Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
  • INC Updates 17 Oktober 2026 20:44
    BNI Raih Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Artikel Terkait
Editorial 13 Agustus 2026 13:00
Streamlining BUMN: Momentum Semester I 2026 dan Ujian Sesungguhnya di Post-Merger Integration (PMI)
Editorial 29 Juni 2026 15:10
Memangkas Tujuh Ratus BUMN, Menyisakan yang Berarti
Editorial 08 Juni 2026 08:45
PP 19/2026: Fleksibilitas yang Akhirnya Dimiliki Danantara. Apa Artinya bagi Laba BUMN?
Editorial 23 April 2026 04:25
Menata Rantai Distribusi Bangsa: Prospek dan Tantangan Holding Logistik BUMN**
Editorial 25 Februari 2026 10:06
Setahun Danantara: Antara Konsolidasi Aset, Disiplin Kinerja, dan Ujian Restrukturisasi
BUMNINC Tube 17 Januari 2026 20:00
Prabowo Tinjau Huntara Aceh Bukti Nyata Sinergi BUMN & Danantara
Editorial 09 Oktober 2025 18:00
Quo Vadiz BUMN: Harapan Baru di Era BP BUMN dan BPI Danantara
Editorial 06 Agustus 2025 13:15
Larangan Tantiem bagi Komisaris BUMN: Upaya Penguatan GCG atau Ancaman Baru terhadap Tata Kelola?
BUMNINC TUBE
BUMNINC Tube 01 Agustus 2026 19:03
Jamkrindo Dan LEMHANAS RI Dukung Pembangunan Ekonomi Nasional Melalui Ekosistem Penjaminan

© Copyright 2020-2026, BUMNINC.com. All Right Reserved.

© Copyright 2020-2026

BUMNINC. All Right Reserved.

  • PENGANTAR REDAKSI
  • Tentang BUMNINC.com
  • TIM BUMNINC.com
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

  • Home
  • Editorial
  • INC Updates
  • INFO MUDIK
  • Coorporate
    • CSER
    • SMEDEV
  • MICE
  • Research
  • English News
  • BUMNINC Tube
  • #CEOMind