Genjot Energi Terbarukan, WIKA Helat Forim Engineering
Dukungan juga datang dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Nizam mengatakan bahwa saat ini, 10 perguruan tinggi telah berkomitmen memanfaatkan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) sebagai riset sumber energi terbarukan dan akan makin banyak perguruan tinggi lain yang melakukan riset komprehensif mikrohidro, biomassa, tenaga bayu dan lainnya guna mengakselerasi dan membuat terobosan energi terbarukan.
Asisten Deputi bidang Jasa Infrastruktur Kementerian BUMN, Hendrika Nora Osloi Sinaga, dalam paparan pembuka, mengatakan, pemanfaatan teknologi yang tepat guna, efektif, murah, dan ramah lingkungan akan terus didorong oleh Kementerian BUMN guna menciptakan nilai tambah dan pembangunan berkelanjutan, sehingga manfaat pembangunan infrastruktur dapat dirasakan oleh generasi mendatang.
“Optimalisasi energi baru terbarukan dan konversi energi harus bisa mencerminkan, rancangan dan/atau rekayasa yang lebih ramah lingkungan, mampu meminimalisir dampak sosial terhadap kondisi masyarakat. Melalui Forum Engineering WIKA ini jualah, saya berharap mimpi kemandirian energi masa depan Indonesia bisa menjadi realita, sekaligus perekat simpul sinergi BUMN – Perguruan Tinggi,” ujarnya.
Forum Engineering 12 – Wijaya Karya
Forum Engineering adalah agenda forum yang diselenggarakan secara rutin oleh WIKA setiap tahun, untuk menyampaikan, mengelaborasikan, dan mengkaji implementasi teknologi terbaru dalam dunia konstruksi pada proyek infrastruktur dalam kaitannya dengan knowledge management ilmu keteknikan.
Pada penyelenggaraan Foreng yang berlangsung 23-25 November 2021, WIKA mengangkat Renewable Energy for Better Quality of Life, sebagai tema besarnya. Ketua Pelaksana Foreng 12, Agni Wicaksono, menjelaskan dalam 3 hari ke depan, bahasan, analisis, inovasi berserta implementasi teknologi mengenai energi baru terbarukan serta konversi energi, hingga workshop akan menjadi daya tarik pada Foreng 12.
Agenda Forum Engineering pada hari pertama terdiri dari diskusi-diskusi panel yang mengakomodir beberapa tema, antara lain: Road Map EBT Indonesia dan kebijakan pendukung, Kebutuhan Pekerja pada bidang Pembangkit Renewable Energy, Kesiapan Dunia Pendidikan dalam menyiapkan lulusannya dalam Dunia Renewable Energy, Value Engineering dalam EPCC Project, hingga Peran WIKA dalam Pengembangan Teknologi PLTS.
Sementara pada hari kedua, diskusi akan banyak mengulas mengenai potensi biomassa, panas bumi, tenaga bayu dan realisasinya di Indonesia; Penerapan Teknologi Co-Firing dan Methane Capture;_Solar Lighting & Energy Analysis; Optimasilasi PV Layout dengan Generative Design hingga Building Energy Performance Evaluation.
Hari ketiga Forum Engineering, pembahasan Foreng akan diisi dengan diskusi bertemakan Nickel to Battery Energy Storage, potensi – overview proses ekstraksi – pengolahan sumber daya nikel dan tantangannya di Indonesia, Basis Desain PLTS (Photovoltaic), Implementasi Helioscope studi kasus Renewable Energy, termasuk Pembukaan Lomba Desain Renewable Energy Pabrik di Majalengka.[]
