Hotel di Mandalika Mulai Penuh Disewa Buat MotoGP 2023
Untuk harga rata-rata, para pengelola hotel sudah menaikkan dua hingga tiga kali lipat dari harga normalnya. Namun baginya, itu sudah sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) NTB yang membolehkan kenaikan tarif hotel saat MotoGP berlangsung dan kenaikan tidak dilakukan secara signifikan.
“Harga kamar per malam itu naik dua sampai tiga kali lipat, tapi yang memesan hotel saat ini sudah bayar full,” katanya lagi.
Selain dari kru dan pebalap, ada juga para pejabat pemerintah pusat dari BUMN dan lainnya yang sudah pesan hotel di Mandalika.
“Kami juga mencari alternatif untuk mengatasi kekurangan kamar hotel saat MotoGP 2023 mendatang,” katanya pula.
Tidak menutup kemungkinan ada satu dua kamar homestay atau vila yang masih kosong serta keberadaan sarana hunian pariwisata (sarhunta). Hal ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh para penonton saat ajang MotoGP berlangsung.
“Tapi yang di sekitar sirkuit atau wilayah KEK Mandalika memang semua sudah penuh. Bisa saja di luar kawasan masih tersedia satu atau dua kamar,” katanya lagi.
Ia menyebutkan, jumlah kamar hotel yang masuk dalam MHA setidaknya mencapai 2.000 kamar dan ini semua sudah penuh. Ada juga sekitar 1.600 kamar yang tersebar di berbagai wilayah di Lombok Tengah juga sebagian besar sudah terisi.
“Kalau di kawasan Mandalika kami prioritaskan untuk kru dan pebalap serta tamu penting,” katanya pula.
Pihaknya memastikan untuk tahun ini penataan untuk penyewaan hotel juga sudah tertata dengan baik. Artinya para penonton yang akan menyewa kamar hotel juga sudah mulai jeli dalam menghindari broker kamar hotel ini.
“Karena berbagai kejadian sebelumnya kami jadikan pengalaman, makanya saat ini penataan sudah berjalan dengan baik untuk akomodasi saat ajang MotoGP ini,” kata dia.
