Jelang Lebaran, 2 BUMN Akan Impor 420 Ton Daging Sapi dari Brasil
Menurut Arief, hal tersebut sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir kepada RNI, untuk mengkaji skema transformasi pangan komoditas daging, mulai dari kajian asal produk negaranya, kualitas daging sapinya serta model bisnisnya. Dimana salah satu langkah transformasi pangan daging ini yaitu adanya rencana pembelian peternakan sapi di Belgia untuk menekan impor daging kedepannya.
Arief mengakui, BUMN klaster pangan, khususnya yang bergerak dalam industri peternakan masih menerima penugasan impor dari pemerintah lantaran kebutuhan daging yang meningkat dan produksi dalam negeri yang terbatas, apalagi menjelang hari raya. “Sampai akhir 2021, RNI melalui Berdikari akan mendistribusikan sebanyak 20 ribu ton daging sapi,” ungkap Arief.
Selain komoditas daging, Arief turut meninjau ketersediaan pangan gula untuk memastikan kebutuhan gula jelang Lebaran juga tercukupi. Hal ini dilakukannya dengan melakukan pengecekan langsung dan mengamati kualitas gula ke lokasi pergudangan stok gula di komplek pergudangan, Jakarta Utara.”Secara bersamaan RNI juga akan mendistribusikan 75 ribu ton gula kristal lutih (GKP) sampai lebaran ini,” ucap Arief.
Arief memastikan kebutuhan pangan dalam menghadapi hari raya baik itu komoditas daging maupun gula aman tercukupi.[]





