KAI lanjutkan kerja sama dengan JR East kembangkan SDM perkeretaapian
Didiek mengatakan kerja sama itu sangat penting untuk pembangunan SDM di KAI Group berkaitan dengan implementasi sistem keselamatan perekeretaapian di Indonesia. Selain itu, pengembangan SDM juga terus dilakukan untuk saling mendukung kebutuhan tenaga kerja operator perkeretaapian Indonesia dan Jepang.
Salah satu yang menjadi perhatian KAI Group dengan adanya MoU tersebut, yaitu KAI Group berupaya untuk terus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, salah satunya dari sektor perawatan sarananya. Terjalinnya kolaborasi yang baik antara KAI Group dan JR East akan semakin menguatkan sistem perawatan sarana perkeretaapian agar tetap andal.
Melalui MoU tersebut juga, KAI Group berkomitmen untuk terus membangun transportasi yang efisien, ramah lingkungan, terjangkau oleh masyarakat dengan mempertimbangkan prinsip environmental, social, and governance (ESG).
“Semoga MoU ini dapat memberikan nilai tambah bagi KAI maupun JR East. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendukung upaya KAI dalam meningkatkan keterampilan SDM KAI dan menjalankan kereta api dengan zero accident sehingga semakin banyak masyarakat yang menggunakan kereta api sebagai transportasi handalannya,” ucap Didiek.
KAI Commuter dan JR East telah bekerja sama pengembangan perkeretaapian, khususnya KRL Commuter Line yang salah satunya pengadaan sarana dan suku cadang kereta api. Di samping itu, juga terdapat beberapa lingkup bidang usaha non-perkeretaapian yang dikerjasamakan.
Nota kesepahaman itu akan berlaku selama satu tahun ke depan sampai 31 Desember 2024. Ruang lingkup kerja sama meliputi bidang pendidikan dan pelatihan, pengadaan sarana dan suku cadang kereta api, pengembangan berorientasi transit, pertukaran SDM yang ahli berdasarkan permintaan, pertukaran informasi dan penyelesaian masalah perkeretaapian dan bidang terkait lainnya.
